Pagu Anggaran Kelurahan Babakan Rp 2,2 Miliar, Dewan: Perlu Ada Data Induk Setiap Usulan Pembangunan

\nMusrenbang Kelurahan Babakan, Kecamatan Setu, Kota Tangsel, Provinsi Banten di Aula Kecamatan Setu. Berlangsung pada Kamis (22/1/2205).\n\n\n\nCamat Setu Erwin Gemala Putra...

Pagu Anggaran Kelurahan Babakan Rp 2,2 Miliar, Dewan: Perlu Ada Data Induk Setiap Usulan Pembangunan
Bacakan Artikel
\n

Musrenbang Kelurahan Babakan, Kecamatan Setu, Kota Tangsel, Provinsi Banten di Aula Kecamatan Setu. Berlangsung pada Kamis (22/1/2205).

\n\n\n\n

Camat Setu Erwin Gemala Putra, mengatakan ini adalah musrembang terkahir dari lima kelurahan. Ada beberapa hal bahwa Musrenbang dilaksanakan di setiap kelurahan yang sebelumnya dilaksanakan pra Musrenbang.

\n\n\n\n

\"Kelurahan Babakan mendapat pagu anggaran sebesar Rp 2,2 miliar. Dengan anggaran itu akan dirumuskan dan didiskusikan semua pemangku kepentingan hari ini,\" ujarnya.

\n\n\n\n

Dari kegiatan Musrembang ini akan ditunjuk delegasi untuk mengawal usulan prioritas yang akan direalisasi pada 2026. Dirinya berharap, ada banyak usulan masyarakat, dengan memilah yang prioritas.

\n\n\n\n

\"Tentu tidak akan terakomodir semua namun bisa melalui jalur aspiratif melalui dewan,\" tambah ia.

\n\n\n\n

Ini kegiatan yang melibatkan stakeholder untuk membangun di wilayah Kelurahan Babakan. \"Semoga musrembang hari ni menjadi amal kebaikan kita dalam memajukan masyarakat di wilayah,\" harapnya.

\n\n\n\n

Anggota DPRD H Muhamad Soleh menegaskan terpenting adalah usulan diajukan, jangan sampai tidak tahu saat mengikuti musrembang dan jika ada usulan harus direalisasikan yang benar.

\n\n\n\n

Anggota DPRD Tangsel Badrussalam menjelaskan Musrembang titik tekannya di musyawarah dan rencana. \"Kita akan merencanakan yang akan dilakukan. Dan lakukan apa yang sudah direncanakan,\" ucapnya.

\n\n\n\n

Menurutnya tugas anggota DPRD ada dua. Satu menyerap aspirasi dan kedua memperjuangkan aspirasi. Salah satunya, lewat mekanisme Musrembang. Namun perlu diingat, karena pagu terbatas maka merencanakan berdasarkan usulan.

\n\n\n\n

\"Sementara kita lemah di dokumen perencanaan. Banyak perencanaan yang tidak direncanakan . Kedepan RT/RW yang diamanatkan mengurus masyarakat. Jangan karena dekat dengan RT/RW yang dibangun di tempat itu itu saja,\" tegasnya.

\n\n\n\n

Sambung ia, otokritik untuk membangun satu dokumen pembangunan di tingkat RT dan RW. Ia mencontohkan dengan pola demikian akan mengetahui satu titik drainase yang dibangun menggunakan pagu anggaran tahun berapa.

\n\n\n\n

\"Sangat penting rencana induk Kelurahan Babakan untuk dimiliki. Kedepan data seperti itu direncanakan secara baik. Harapannya pembangunan dari Musrembang memiliki data induk yang berasal RT dan RW sehingga memiliki target masyarakat dari tahun ke tahun,\" ia mengingatkan.

\n\n\n\n

Turut hadir Kasi Pemerintah Kecamatan Setu Nani, RT dan RW, tokoh pemuda serta perwakilan dari beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD). (din).

\n