MUI Tangsel Adakan Kajian Kitab Kuning di 7  Kecamatan, Upaya Melestarikan Khazanah Keilmuan 

\n\n\n\n\nKOTA TANGSEL  - Merawat tradisi baca kitab kuning yang menyimpan banyak khazanah ilmu, baik aspek agama, ilmu, pengetahuan hingga kesehatan. MUI Tangsel komitmen dengan meng...

MUI Tangsel Adakan Kajian Kitab Kuning di 7  Kecamatan, Upaya Melestarikan Khazanah Keilmuan 
Bacakan Artikel
\n

KOTA TANGSEL  - Merawat tradisi baca kitab kuning yang menyimpan banyak khazanah ilmu, baik aspek agama, ilmu, pengetahuan hingga kesehatan. MUI Tangsel komitmen dengan mengadakan kajian di tujuh kecamatan se Kota Tangsel.

\n\n\n\n

Ketua Umum MUI Tangsel, KH. Saidih menyampaikan kitab kuning merupakan alat untuk melawan fundamentalisme. Sekaligus sekulerisme yang hari ini berkembang secara massif. 

\n\n\n\n

\"Kitab kuning bukan hanya berisi tentang disiplin ilmu fiqih, akan tetapi juga mengajarkan sikap hidup kepada sesama, kasih sayang, dan kedamaian dalam kehidupan sehari-hari,\" ujarnya.

\n\n\n\n

 Berlangsung pada Selasa (11/7/2023) di Masjid Al-Raihan, kawasan perkantoran Kecamatan Pondok Aren, Tangsel. Kajian kitab kuning ini merupakan program dari MUI Tangsel, dan akan dilaksanakan di 7 MUI kecamatan se Kota Tangsel.

\n\n\n\n

Lebih lanjut, KH. Saidih menjelaskan maksud dan tujuan diadakannya kegiatan tersebut dalam rangka silaturahmi MUI Tangsel dengan MUI kecamatan yang dikemas dengan pengajian pengurus MUI. Tentunya untuk meningkatkan keilmuan para pengurus MUI.

Lanjut ke Halaman 2
Pilih Halaman:
  • 1
  • 2