Siswa MA Soebono Mantofani Nyaris Gagal Jadi Paskibraka, sampe  Rela Tinggalkan Ayah di RS

\nUpacara pengibaran dan penurunan bendera merah putih dalam rangka HUT ke-78 RI di Lapangan Cilenggang, Serpong, Tangsel berjalan lancar.\n\n\n\nKesuksesan tersebut, dirayak...

Siswa MA Soebono Mantofani Nyaris Gagal Jadi Paskibraka, sampe  Rela Tinggalkan Ayah di RS
Bacakan Artikel
\n

KOTA TANGSEL– Upacara pengibaran dan penurunan bendera merah putih dalam rangka HUT ke-78 RI di Lapangan Cilenggang, Serpong, Tangsel berjalan lancar.

\n\n\n\n

Kesuksesan tersebut, dirayakan dengan penuh rasa gembira oleh seluruh Paskibraka tingkat Kota Tangsel.

\n\n\n\n

Namun, dibalik kegembiraan Paskibraka Tangsel, terdapat cerita haru dari Sultan Fahmi dan Bagus Kuncoro siswa kelas XI IPS MA Soebono Mantofani.

\n\n\n\n

Sultan Fahmi yang ditunjuk sebagai Komandan Pleton (Danton) Pengibaran, nyaris tak lolos sebagai anggota Paskibraka saat dilakukan tes kesehatan.

\n\n\n\n

\"Sempat 3 kali cek EKG dan nyaris ketika general cek up ada kendala, tapi akhirnya lolos ke seleksi berikutnya. Alhamdulillah, apalagi sampai dipilih jadi Danton,\" kata Sultan, Sabtu (19/8/2023).

Lanjut ke Halaman 2
Pilih Halaman: