Muscam MUI Pamulang Panas, Ustad Aep Saepudin Menang Telak Raih Tujuh Suara Lewati KH Yusuf Adam

Pemilihan sempat diwarnai perbedaan pandangan terkait persyaratan calon, namun forum akhirnya mengacu pada AD/ART MUI. Aep mengajak seluruh elemen masyarakat bersatu dan menargetkan penyusunan kepengurusan baru berbasis kompetensi dalam 30 hari.

Muscam MUI Pamulang Panas, Ustad Aep Saepudin Menang Telak Raih Tujuh Suara Lewati KH Yusuf Adam
Bacakan Artikel

HARIANRAKYAT.ID, TANGSELUstad Aep Saepudin terpilih sebagai Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kecamatan Pamulang, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), periode lima tahun.

Aep menang telak dalam Musyawarah Kecamatan (Muscam) MUI Pamulang di Aula Kecamatan Pamulang, Kamis (20/8/2026). 

Dari sembilan formatur yang memiliki hak suara, Ustad Aep mengantongi tujuh suara. Sedangkan KH Yusuf Adam mendapat dua suara.

Pemilihan sempat diwarnai perbedaan pandangan. Salah satunya terkait usulan persyaratan calon ketua.

Ketua MUI Pamulang periode 2023-2026, KH Nana Suardi yang menjabat setelah pergantian antar waktu almarhum KH Idril Elbi, mengusulkan calon ketua memiliki pengalaman mengelola yayasan dan sudah berhaji.

Namun, usulan itu tidak disepakati dan dibantah oleh formatur lain dalam forum itu. Sebab, persyaratan tersebut tidak tercantum dalam AD/ART MUI. Setelah masing-masing memberikan suara dengan berbagai argumentasi Ustad Aep lolos.

Anggota Formatur H Abdul Rojak membacakan hasil setelah melewati sidang pleno satu hingga empat, hasilnya disepakati 

“Setelah melalui berbagai tahapan, akhirnya terpilih satu nama, Ustad Aep Saepudin sebagai Ketua Umum MUI Kecamatan Pamulang,” kata Abdul Rojak dilanjut ketuk palu.

Ketua Umum Aep kemudian menyampaikan pesan terpilih. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat Pamulang bersatu dan meninggalkan perbedaan setelah pemilihan.

“Elemen masyarakat Pamulang harus saling bahu membahu. Baik yang di dalam MUI maupun di luar MUI,” ujar Aep.

Menurut Aep, MUI harus hadir sebagai mitra pemerintah sekaligus pelayan umat.

“MUI sebagai mitra pemerintah, sebagai khodimul ummah sehingga masyarakat dapat pengayoman dalam mewujudkan masyarakat religius,” katanya.

Ulama asal Pondok Cabe Udik itu menargetkan struktur kepengurusan baru terbentuk dalam 30 hari. Pengisian jabatan akan disesuaikan dengan kompetensi masing-masing.

“Dalam kurun waktu 30 hari ke depan akan mengisi berbagai pengurus yang sesuai kompetensi,” tegasnya.

Muscam dihadiri Ketua Umum MUI Tangsel KH Saidih, Sekretaris Umum MUI Tangsel Dr Abdul Rojak, Pimpinan Sidang Ustad Ahmad Syarif Hidayat, serta Camat Pamulang H Mamat. (din).