Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan Menuju Generasi Tangsel Kuat dan Sehat

\nGerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan) yang diadakan Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan Kota Tangsel sebagai upaya mewujudkan generasi Tangsel unggul. Berlangsung di Kawasan Pert...

Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan Menuju Generasi Tangsel Kuat dan Sehat
Bacakan Artikel
\n

Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan) yang diadakan Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan Kota Tangsel sebagai upaya mewujudkan generasi Tangsel unggul. Berlangsung di Kawasan Pertanian Terpadu, Serpong, Selasa (3/12/2024).

\n\n\n\n

Walikota Tangsel Benyamin Davnie dihadapan ratusan masyarakat yang datang dari perwakilan seluruh kecamatan menyampaikan bahwa gerakan makan ikan merupakan upaya untuk menyadarkan kelompok atau individu selalu makan ikan secara teratur. Agar terbentuk manusia Indonesia yang kuat dan sehat. 

\n\n\n\n

“Karena daging ikan mudah dicerna sehingga sangat baik untuk anak dan dewasa serta orang tua. Angka konsumsi ikan dalam negeri pada 2022 sebesar 57,27 kilogram per kapita pertahun. Naik menjadi 57,61 kilogram perkapita per tahun pada 2023. Mengalami kenaikan sekitar 0,34 kilogram per kapita pertahun,” jelasnya.

\n\n\n\n

Sedangkan di Kota Tangsel, angkanya terus meningkat dari 45,09 kilogram per kapita pertahun pada tahun 2022, naik menjadi 45,92 kilogram per kapita pertahun pada 2023. Mengalami peningkatan sebesar 0,83 kilogram per kapita pertahun.

\n\n\n\n

“Dengan acara ini, tahun depan meningkat. Saya juga berharap masing-masing rumah ada kolam kecil disi ikan lele dan mujair. Jadi sisa makanan, bisa diberikan ke ikan. Sambil dapur kita bersih. Sekaligus mengurangi sampah rumah tangga kita,” ajaknya.

Lanjut ke Halaman 2
Pilih Halaman: