Aksi Penculikan di Tangsel Bikin Resah, Orangtua, Siswa dan Guru Saling Jaga Sampai PPA Turun ke Sekolah  

Maraknya kasus penculikan belakangan ini di wilayah Kota Tangsel membuat khawatir para orangtua. Ini yang kemudian menjadi perhatian Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlind...

Aksi Penculikan di Tangsel Bikin Resah, Orangtua, Siswa dan Guru Saling Jaga Sampai PPA Turun ke Sekolah  
Bacakan Artikel

Maraknya kasus penculikan belakangan ini di wilayah Kota Tangsel membuat khawatir para orangtua. Ini yang kemudian menjadi perhatian Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan di Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kota Tangsel rajin turun ke lapangan.

\n\n\n\n

Analis Kebijakan Ahli Muda pada Bidang Perlindungan Perempuan dan Perlindungan Khusus Anak DP3AP2KB Kota Tangsel, Hartina Hajar mengatakan aksi penculikan  membuat para orang tua gerah dan khawatir. Perlu kerjasama di lingkungan keluarga, lingkungan sekolah dan lingkungan sosial.

\n\n\n\n

“Upaya itu dalam meminimalisir segala kemungkinan  yang dapat menjadi pemicu untuk dimanfaatkan para pelaku tindak kekerasan termasuk oknum pelaku penculikan,” katanya  Rabu (18/9/2024).

\n\n\n\n

Dihadapan 375 peserta terdiri dari 341 siswa, 31 guru dan 3 komite berkumpul di Masjid SMP IT Insan Harapan, berlokasi di Kademangan, Kecamatan Setu Kota Tangsel menyampaikan sosialisasi pencegahan kekerasan perlu disampaikan. Berbagi tips untuk menjaga agar anak tidak menjadi korban kekerasan penculikan.

\n\n\n\n

“Perlunya edukasi anak tentang beberapa fakta kasus penculikan, kemudian edukasi anak agar menghapal nomor telpon orang tua/wali. Serta biasakan anak untuk pamit dan memberi informasi bila terlambat pulang sekolah,” ujarnya.

Lanjut ke Halaman 2
Pilih Halaman:
  • 1
  • 2