MPLS 2026 Jadi Gerbang Awal Pembentukan Karakter, SMPN 2 Purwoasri Sambut Hangat Peserta Didik Baru

SMP Negeri 2 Purwoasri, Kediri, menyelenggarakan MPLS 2026 sebagai langkah awal menyambut peserta didik baru Tahun Ajaran 2026/2027.

MPLS 2026 Jadi Gerbang Awal Pembentukan Karakter, SMPN 2 Purwoasri Sambut Hangat Peserta Didik Baru
Bacakan Artikel

HARIANRAKYAT.ID, KEDIRI – SMP Negeri 2 Purwoasri secara resmi menyambut peserta didik baru Tahun Ajaran 2026/2027 melalui pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) 2026. Kegiatan yang menjadi agenda tahunan ini merupakan langkah awal dalam mengantarkan para siswa memasuki lingkungan pendidikan yang baru dengan suasana yang aman, nyaman, ramah, dan menyenangkan.

MPLS tidak hanya menjadi ajang perkenalan antara peserta didik dengan lingkungan sekolah, tetapi juga menjadi fondasi awal dalam membangun karakter, menanamkan nilai-nilai disiplin, tanggung jawab, integritas, serta semangat belajar yang akan menjadi bekal selama menempuh pendidikan di SMP Negeri 2 Purwoasri.

Selama pelaksanaan MPLS, peserta didik baru diperkenalkan dengan berbagai aspek kehidupan sekolah, mulai dari visi dan misi sekolah, tata tertib, budaya positif, program unggulan, kegiatan intrakurikuler maupun ekstrakurikuler, hingga pengenalan guru, tenaga kependidikan, dan kakak kelas. Berbagai kegiatan dikemas secara edukatif dan interaktif agar siswa mampu beradaptasi dengan lingkungan baru tanpa rasa takut maupun tekanan.

Selain mengenalkan lingkungan sekolah, MPLS juga diarahkan untuk menumbuhkan sikap saling menghargai, membangun kepedulian, memperkuat rasa percaya diri, serta mengembangkan kemampuan bekerja sama. Dengan demikian, peserta didik diharapkan mampu menjadi pribadi yang mandiri, berakhlak mulia, serta memiliki semangat untuk terus berkembang dan berprestasi.

Kepala SMP Negeri 2 Purwoasri Ahmad Shodikin, mengatakan bahwa masa pengenalan lingkungan sekolah memiliki peran penting dalam membentuk kesan pertama peserta didik terhadap sekolah. Oleh karena itu, seluruh rangkaian kegiatan dirancang dengan mengedepankan pendekatan yang humanis, edukatif, serta berorientasi pada pembentukan karakter.

"Kami menyambut seluruh peserta didik baru dengan penuh rasa bangga dan bahagia. Selamat datang di keluarga besar SMP Negeri 2 Purwoasri. Hari ini bukan sekadar awal tahun ajaran baru, tetapi juga menjadi awal perjalanan untuk meraih cita-cita dan mengembangkan seluruh potensi yang dimiliki setiap anak," ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa sekolah berkomitmen menghadirkan lingkungan belajar yang aman, nyaman, inklusif, dan mendukung perkembangan akademik maupun nonakademik peserta didik.

"MPLS bukan sekadar memperkenalkan gedung sekolah atau tata tertib, tetapi menjadi proses menanamkan budaya sekolah yang positif. Kami ingin setiap peserta didik memahami pentingnya disiplin, kejujuran, tanggung jawab, kerja sama, serta sikap saling menghormati. Nilai-nilai inilah yang akan menjadi bekal mereka dalam mengikuti proses pembelajaran maupun kehidupan bermasyarakat," katanya.

Lebih lanjut, Kepala Sekolah berharap seluruh peserta didik baru dapat memanfaatkan setiap kesempatan belajar dengan sebaik-baiknya. Menurutnya, keberhasilan seseorang tidak hanya ditentukan oleh kecerdasan akademik, tetapi juga oleh karakter, etika, kerja keras, dan kemauan untuk terus belajar.

"Kami berharap anak-anak mampu membangun rasa percaya diri, berani bertanya, berani mencoba hal-hal baru, serta terus mengembangkan bakat dan minat yang dimiliki. Sekolah siap mendampingi setiap peserta didik untuk tumbuh menjadi generasi yang cerdas, berkarakter, kreatif, inovatif, serta memiliki kepedulian terhadap lingkungan dan sesama," tuturnya.

Ia juga mengajak seluruh orang tua untuk terus menjalin komunikasi dan kolaborasi dengan sekolah dalam mendukung tumbuh kembang peserta didik. Menurutnya, sinergi antara sekolah, keluarga, dan masyarakat menjadi kunci keberhasilan pendidikan.

"Pendidikan merupakan tanggung jawab bersama. Kami mengajak seluruh orang tua untuk terus mendampingi putra-putrinya, memberikan motivasi, serta membangun komunikasi yang baik dengan sekolah. Dengan kebersamaan, kami optimistis dapat mencetak generasi yang tidak hanya unggul dalam prestasi, tetapi juga memiliki karakter yang kuat," tutupnya. (lik).