Nyaris Sentuh Rp1.000 Triliun, Masyarakat Dorong Pemerintah \'Bersih-Bersih\' Pertamina

\nTokoh masyarakat Yakub F. Ismail memberikan dukungan sepenuhnya kepada pemerintah dalam penegakan hukum terkait kasus korupsi di PT Pertamina.\n\n\n\n\"Pastinya saya sangat mendu...

Nyaris Sentuh Rp1.000 Triliun, Masyarakat Dorong Pemerintah \'Bersih-Bersih\' Pertamina
Bacakan Artikel
\n\n\n\n

Untuk itu, Yakub sangat setuju jika pemerintah tegak lurus menghukum seberat-beratna para pelaku baik yang sudah terbukti maupun sedang dalam penyelidikan.

\n\n\n\n

\"Pemerintah wajib menyisir siapa saja yang terindikasi terlibat dalam kasus in untuk diadili seberat-beratnya sesuai kerugian yan dialami negara akibat praktik yang mereka lakukan,\" tekannya.

\n\n\n\n

Sisir dari Hulu Sampai Hilir

\n\n\n\n

Yakub bahkan meminta aparat penegak hukum agar memeriksa dari hulu sampai hilir siapa-siapa saja yang berpotensi terlibat dalam kasus ini.

\n\n\n\n

\"Kalau kita menyimak pernyataan yang dilontarkan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) baru-baru ini, yang juga geram adanya kasus ini, mengungkapkan bahwa dirinya memiliki bukti rekaman dan notulen setiap rapat selama menjabat sebagai Komisaris Utama Pertamina. Rekaman-rekaman ini diyakini akan membuka tabir korupsi yang bisa didalami dalang dan pihak-pihak terkait,\" katanya.

\n\n\n\n

Ketua Umum Ikatan Media Online (IMO) Indonesia itu lebih lanjut menyatakan, bila pemerintah berani dan siap untuk membongkar kasus ini, maka cukup Ahok dipanggil untuk memberikan keterangan lebih jauh dalam menguak perkara ini lebih detil.

\n\n\n\n

\"Sekarang begini, pak Ahok sudah speak-up, bahkan bersedia untuk \"buka-bukaan\". Berani gak ini kasus dibuka lebih luas. Karena saya yakin, oknum-oknum yang tertangkap boleh jadi hanya beberapa. Sementara, yang ikut terseret dalam permainan ini (sebagaimana dinyatakan Ahok) mungkin jumlahnya jauh lebih banyak, sehingga penegak hukum bisa mengadili para pelakunya,\" paparnya.

Lanjut ke Halaman 4
Pilih Halaman: