MUI Kota Tangsel Kembali Gelar Bimbingan Juru Sembelih Halal

\nMajelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Tangerang Selatan melakukan Bimbingan Teknis Juru Sembelih Halal Angkatan ke IX yang diikuti oleh 150 orang peserta dari berbagai daerah....

MUI Kota Tangsel Kembali Gelar Bimbingan Juru Sembelih Halal
Bacakan Artikel
\n\n\n\n

“Dari sini muncul istilah Idul Adha,” ucapnya menjelaskan asal usul kenapa nama Idul Adha sangat terkait dengan penyembelihan di pagi hari.

\n\n\n\n

Penyembelihan dalam Islam, dikatakan, adalah perbuatan menyembelih hewan tertentu dengan niat mendekatkan diri kepada Allah SWT dan dilakukan pada waktu tertentu.

\n\n\n\n

“Atau bisa juga didefinisikan dengan hewan-hewan yang disembelih pada hari raya Idul Adha dalam rangka mendekatkan diri kepada Allah SWT,” dia tambahkan.

\n\n\n\n

Dirinya mewanti-wanti agar hati-hati dalam melakukan penyembelihan hewan karena akan berpengaruh pada status daging yang dikonsumsi.

\n\n\n\n

“Kehalalan binatang ternak yang secara jenisnya halal, tetapi harus didasarkan pada teknik pemotongan atau penyembelihannya menurut syariat Islam, baik secara manual maupun teknologi harus memenuhi syarat-syarat,” saran dia.

\n\n\n\n
\"\"
\n\n\n\n

Adapun syaratnya adalah Islam adalah

Lanjut ke Halaman 4
Pilih Halaman: