Portal Berita Terpercaya - harianrakyat.id
https://harianrakyat.id/imigrasi-sulap-254-titik-layanan-jadi-beranda-imigrasi
Rilis: Jumat, 30 Oktober 2026

Imigrasi Sulap 254 Titik Layanan Jadi Beranda Imigrasi

Lokasi layanan juga akan menggunakan nama baru pada Google Maps dan aplikasi M-Paspor.

Imigrasi Sulap 254 Titik Layanan Jadi Beranda Imigrasi
Bacakan Artikel

HARIANRAKYAT.ID, JAKARTA — Direktorat Jenderal (Ditjen) Imigrasi menetapkan “Beranda Imigrasi” sebagai nama tunggal bagi 254 titik pelayanan keimigrasian. Sasarannya  bagi yang berada di luar gedung Kantor Imigrasi di seluruh Indonesia. 

Penyeragaman nama tersebut bertujuan memudahkan masyarakat mengenali sekaligus mengakses layanan keimigrasian di berbagai ruang publik.

Sebanyak 254 titik layanan tersebut terdiri dari 156 Mal Pelayanan Publik (MPP), 33 Unit Layanan Paspor (ULP), 20 Immigration Lounge, 16 Layanan Terpadu Satu Pintu (LTSP)/Layanan Terpadu Satu Atap (LTSA), 15 Unit Kerja Kantor Imigrasi (UKK), 13 Ultima I’m SeZ, serta satu Immigration Corner.

Direktur Jenderal Imigrasi, Hendarsam Marantoko, mengatakan kebijakan tersebut dilatarbelakangi keinginan untuk mengurangi kebingungan masyarakat akibat beragamnya istilah dan singkatan yang selama ini digunakan untuk menyebut unit pelayanan imigrasi di luar kantor.

“Selama ini masyarakat mungkin familiar dengan istilah ULP, UKK, atau Immigration Lounge. Dengan menghadirkan nama tunggal Beranda Imigrasi, kami ingin masyarakat dari berbagai kalangan dapat langsung mengenali tempat pelayanan imigrasi dengan mudah di mana pun mereka berada,” ujar Hendarsam.

Menurutnya, penamaan Beranda Imigrasi juga memiliki filosofi tersendiri. Beranda dimaknai sebagai titik temu terdepan sebuah rumah sebelum seseorang melangkah menuju tempat baru. Filosofi tersebut mencerminkan kehangatan, keramahan, dan keterbukaan Imigrasi Indonesia dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

“Gagasan utamanya adalah menghadirkan area layanan berkonsep ramah dan bersahabat yang mengikis kesan kaku birokrasi, namun tetap menjunjung tinggi ketertiban administratif dan profesionalisme. Kami ingin masyarakat merasa dekat, nyaman, dan terlayani dengan cepat setiap kali berkunjung ke Beranda Imigrasi,” jelasnya.

Penerapan nama baru ini juga berdampak pada pencantuman lokasi pelayanan di Google Maps dan aplikasi M-Paspor. Masyarakat nantinya dapat mencari lokasi layanan keimigrasian di luar kantor imigrasi dengan format pencarian “Beranda Imigrasi” diikuti nama wilayah atau lokasi.

Sebagai contoh, lokasi yang sebelumnya bernama Immigration Lounge Senayan City Mall kini berubah menjadi Beranda Imigrasi Senayan City Mall.

Hendarsam menambahkan, keberadaan Beranda Imigrasi yang terintegrasi di berbagai pusat aktivitas masyarakat, seperti mal, kampus, hingga kawasan terpadu, merupakan bentuk komitmen Ditjen Imigrasi untuk semakin mendekatkan pelayanan kepada masyarakat.

“Dengan mengusung semangat pelayanan yang dekat, hangat, dan ramah, Beranda Imigrasi siap menjadi sahabat masyarakat dalam mempersiapkan dokumen perjalanan menuju berbagai penjuru dunia,” pungkasnya. (lik).