Delapan Besar Lumbung Beras Nasional, Banten Capai 1,8 Juta Ton

\n‹Provinsi Banten masuk delapan besar nasional produksi beras. Tahun 2025 hasil panen mencapai 1,8 juta ton.\n\n\n\nGubernur Banten Andra Soni mengungkapkan bahwa Provinsi Banten s...

Delapan Besar Lumbung Beras Nasional, Banten Capai 1,8 Juta Ton
Bacakan Artikel
\n\n\n\n

​“Sistem pertanian modern ini diharapkan dapat meningkatkan produktivitas secara signifikan. Berdasarkan penelitian, hasil panen yang awalnya 3,25 hingga 4,5 ton per hektare bisa meningkat menjadi 5,1 hingga 7,5 ton per hektare. Bahkan, pada kondisi optimal, produktivitasnya dapat menembus 10 ton per hektare,” jelasnya.

\n\n\n\n

​Selain itu, Andra menilai mekanisasi pertanian akan menekan biaya produksi, dan pada akhirnya mendongkrak kesejahteraan petani.

\n\n\n\n

​Peningkatan produksi ini juga diproyeksikan mampu memenuhi kebutuhan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang memiliki sekitar 3,5 juta penerima manfaat di Banten.

\n\n\n\n

​“Bisa dibayangkan, 85 persen kebutuhan program MBG berasal dari sektor pertanian dan peternakan. Mudah-mudahan potensi ini bisa kita manfaatkan. Apalagi saat ini perekonomian Banten tumbuh 5,37 persen dan Nilai Tukar Petani (NTP) juga mengalami kenaikan,” tambahnya.

\n\n\n\n

​Adopsi Teknologi Berbasis Presisi

\n\n\n\n

​Dalam kesempatan yang sama, Sekretaris Badan Perakitan dan Modernisasi Pertanian Kementan, Husnain, menjelaskan bahwa sistem PM-AAS dikembangkan dari hasil kunjungan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman ke sentra pertanian padi di Arkansas, Amerika Serikat. Sistem ini menerapkan metode tanam yang lebih rapat sehingga populasi padi menjadi lebih banyak.

Lanjut ke Halaman 3
Pilih Halaman: