Delapan Besar Lumbung Beras Nasional, Banten Capai 1,8 Juta Ton

\n‹Provinsi Banten masuk delapan besar nasional produksi beras. Tahun 2025 hasil panen mencapai 1,8 juta ton.\n\n\n\nGubernur Banten Andra Soni mengungkapkan bahwa Provinsi Banten s...

Delapan Besar Lumbung Beras Nasional, Banten Capai 1,8 Juta Ton
Bacakan Artikel
\n

Provinsi Banten masuk delapan besar nasional produksi beras. Tahun 2025 hasil panen mencapai 1,8 juta ton.

\n\n\n\n

Gubernur Banten Andra Soni mengungkapkan bahwa Provinsi Banten saat ini menempati peringkat delapan besar nasional dalam produksi beras. Pencapaian tersebut menempatkan Banten dalam kategori daerah dengan ketahanan pangan yang sangat tangguh berdasarkan Indeks Ketahanan Pangan.

\n\n\n\n

\n\n\n\n

​“Alhamdulillah, pada tahun 2025, luas panen padi di Provinsi Banten mencapai 345.421 hektare dengan total produksi mencapai 1,8 juta ton,” ujar Andra, pada aksi Tanam Perdana Pertanian Modern Advanced Agriculture System (PM-AAS) diinisiasi Kementerian Pertanian (Kementan) di Kelurahan Margaluyu, Kecamatan Kasemen, Kota Serang, Selasa (5/5/2026).

\n\n\n\n

​Pencapaian tersebut mengukuhkan posisi Banten sebagai produsen padi terbesar kedelapan di tingkat nasional. Prestasi ini juga sejalan dengan pencapaian Indeks Ketahanan Pangan Banten yang terus dipertahankan selama enam tahun berturut-turut.

\n\n\n\n

​Andra berharap, program modernisasi pertanian dari Kementan dapat memacu pertumbuhan sektor pertanian di wilayahnya. Terlebih, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), sektor pertanian, perikanan, dan kehutanan di Banten mencatatkan pertumbuhan tertinggi yang mencapai 9,60 persen. Pihaknya bersama jajaran pemerintah kabupaten dan kota menegaskan komitmennya untuk mendukung transformasi Kementan demi menjaga ketahanan pangan.

Lanjut ke Halaman 2
Pilih Halaman: