140 Peserta Mengikuti Pembinaan Sekolah Adiwiyata, Begini Kata Pilar: Langkah Awal Jadi Generasi Restorasi

\nDinas Lingkungan Hidup Kota Tangsel menyelenggarakan “Pembinaan Sekolah  Adiwiyata Tingkat Kota Menuju Sekolah Adiwiyata Tingkat Provinsi Banten tahun 2023” berlangsung di Hotel Soll Marina, bil...

140 Peserta Mengikuti Pembinaan Sekolah Adiwiyata, Begini Kata Pilar: Langkah Awal Jadi Generasi Restorasi
Bacakan Artikel
\n

Dinas Lingkungan Hidup Kota Tangsel menyelenggarakan “Pembinaan Sekolah  Adiwiyata Tingkat Kota Menuju Sekolah Adiwiyata Tingkat Provinsi Banten tahun 2023” berlangsung di Hotel Soll Marina, bilangan Serpong Utara pada Rabu 15 Februari 2023.

\n\n\n\n

Turut hadir, Wakil Walikota Tangsel Pilar Saga Ichsan, Ketua Forum Adiwiyata Kota Tangsel Raden Roro Truetami Ajeng Soediutomo, Kepala DLH Kota Tangsel, Wahyunoto Lukman, Sekretaris DLH Irfan Santoso dan Ketua Panitia sekaligus juga sebagai Kepala Bidang Tata Lingkungan DLH Kota Tangsel, Doni Herawan serta Kasi Peningkatan Kapasitas Lingkungan Hidup, Kota Tangsel Deniwati. 

\n\n\n\n

Wakil Walikota Tangsel Pilar Saga Ichsan menyampaikan kelestarian lingkungan hidup menjadi sangat penting dijaga demi kelangsungan anak cucu kelak. Jangka panjangnya, lingkungan hidup yang rusak akan mudah mendatangkan berbagai bencana, seperti tanah longsor, kekeringan, dan sebagainya. Dalam situasi demikian, sebenarnya ada bagian banyak hal yang bisa dilakukan dalam menjalankan fitrah sebagai manusia. Yaitu mengemban amanah untuk menjaga kelestarian lingkungan hidup.

\n\n\n\n

“Munculnya permasalahan lingkungan hidup merupakan sebagian kecil dari banyaknya permasalahan lain yang membutuhkan solusi yang tepat  dalam penanganannya,” ujarnya.

\n\n\n\n

Kelestarian lingkungan hidup sering menjadi isu pembahasan saat ini. Bukan tanpa alasan, isu ini banyak mengemuka karena maraknya pencemaran lingkungan hidup yang seringkali mendatangkan bencana. Bencana-bencana seperti banjir, tanah longsor dan lain sebagainya nyatanya banyak mendatangkan kerugian bagi manusia. Umumnya bencana-bencana yang terjadi adalah akibat kerusakan lingkungan yang disebabkan ulah manusia.

Lanjut ke Halaman 2
Pilih Halaman: