Tangsel Jadi Pusat Hidayah, 100 Orang Syahadat, Termasuk Bule Ngaku Lebih Damai

Mualaf Center Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Tangsel mencatat 100 orang resmi memeluk Islam hingga pertengahan 2026. Selain warga lokal, banyak juga berasal dari negara, seperti Amerika Serikat, Jerman, Meksiko, Inggris, Korea, hingga beberapa negara Afrika.

Tangsel Jadi Pusat Hidayah, 100 Orang Syahadat, Termasuk Bule Ngaku Lebih Damai
Mualaf-Salah satu warga Jerman memeluk Islam dengan membaca dua kalimat syahadat di Mualaf Center MUI Kota Tangsel.
Bacakan Artikel

HARIANRAKYAT.ID, TANGSELMualaf Center Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) mencatat capaian signifikan dengan 100 orang resmi memeluk Islam hingga pertengahan 2026. Mereka tidak hanya berasal dari Indonesia, tetapi juga dari berbagai negara dari Asia hingga daratan eropa.


Ketua Mualaf Center MUI Tangsel, Ustadz Aep Saepudin, menjelaskan bahwa proses ikrar syahadat ini melibatkan beragam latar belakang sosial dan kebangsaan. Sejumlah warga negara asing turut tercatat dalam pembinaan dan proses masuk Islam, di antaranya berasal dari Amerika Serikat, Jerman, Meksiko, Inggris, Korea, hingga beberapa negara di Afrika.

“Alhamdulillah, hari ini genap 100 orang. Ini bukan sekadar angka, tetapi amanah besar. Tugas kami tidak berhenti pada prosesi syahadat, melainkan memastikan para mualaf mendapatkan pembinaan, pemberdayaan, serta merasakan kehangatan ukhuwah Islamiyah,” ujarnya, Rabu (17/6/2026)

Ia menegaskan, program pembinaan difokuskan pada pendalaman ajaran Islam secara komprehensif. Kendala bahasa dan perbedaan budaya, khususnya bagi warga asing, diatasi melalui pendekatan komunikasi personal, pendampingan intensif, serta materi pembinaan yang adaptif.

Lanjut ke Halaman 2
Pilih Halaman: