Sport Center Rancabungur Rp5 Triliun Diproyeksi Jadi Motor Ekonomi Baru Bogor Barat

Pembangunan pusat olahraga nasional di Kecamatan Rancabungur, Kabupaten Bogor, dengan nilai investasi sekitar Rp5 triliun diproyeksikan menjadi penggerak ekonomi baru di wilayah Bogor Barat. Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Sastra Winara, menilai proyek strategis nasional ini akan memberi dampak jangka panjang, terutama dalam mendorong sektor usaha, jasa, dan pariwisata.

Sport Center Rancabungur Rp5 Triliun Diproyeksi Jadi Motor Ekonomi Baru Bogor Barat
Bacakan Artikel

HARIANRAKYAT.ID, BOGORPembangunan pusat olahraga nasional di Kecamatan Rancabungur, Kabupaten Bogor, dinilai akan menjadi pemicu pertumbuhan ekonomi baru di wilayah Bogor Barat. Proyek bernilai sekitar Rp5 triliun tersebut masuk dalam program strategis nasional pemerintah pusat.

 

Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Sastra Winara, menyatakan proyek ini merupakan peluang besar yang perlu didukung seluruh elemen masyarakat karena berpotensi memberikan dampak ekonomi jangka panjang.

 

Menurutnya, kehadiran sport center berstandar internasional akan menarik berbagai ajang olahraga, baik tingkat nasional maupun internasional. Hal ini diperkirakan akan menggerakkan sektor usaha, jasa, hingga pariwisata di kawasan sekitar.

 

“Jika fasilitas olahraga kelas dunia hadir di Bogor, dampak ekonominya akan sangat besar,” ujarnya di Cibinong, Kamis (18/6/2026).

 

Ia menambahkan, aktivitas ekonomi masyarakat akan meningkat signifikan, terutama setelah pembangunan rampung dan kawasan mulai digunakan untuk berbagai kegiatan olahraga.

 

Namun demikian, Sastra menekankan pentingnya pembangunan infrastruktur pendukung agar manfaat ekonomi dapat dirasakan lebih luas. Salah satu yang menjadi perhatian adalah rencana Flyover Bojonggede–Kemang (Bomang) yang diharapkan terhubung hingga Rancabungur.

 

Menurutnya, konektivitas tersebut akan memperlancar akses menuju kawasan sport center sekaligus mengurangi kemacetan di jalur Dramaga–Leuwiliang.

 

“Kalau aksesnya lancar, pertumbuhan ekonomi di wilayah barat akan semakin cepat,” katanya.

 

DPRD, lanjutnya, mendukung penuh pembangunan kawasan olahraga nasional tersebut. Selain meningkatkan prestasi olahraga, proyek ini juga membuka peluang kerja bagi masyarakat, khususnya selama masa konstruksi.

 

Investasi besar yang mencapai Rp5 triliun dinilai akan menimbulkan efek berganda terhadap perekonomian daerah, mulai dari sektor konstruksi hingga tumbuhnya berbagai usaha pendukung.

 

Sementara itu, Kementerian Pemuda dan Olahraga merencanakan pembangunan kawasan Akademi Olahraga Nasional sekaligus pusat pelatihan tim nasional di Rancabungur pada periode 2027–2029.

 

Kawasan seluas sekitar 500 hektare tersebut akan dilengkapi berbagai fasilitas, termasuk sarana pendidikan, venue untuk 21 cabang olahraga unggulan, serta pusat riset dan pengembangan olahraga guna mencetak atlet berkelas dunia. (din).