HARIANRAKYAR.ID, KEDIRI — Siswa-Siswi SMP Negeri 1 Kujang, Kabupaten Kediri dilatih tanam lidah buaya (Talibuy). 270 bibit lidah buaya (aloe vera) di halaman sekolah, (1-2/3/2026).
Kepala SMP Negeri 1 Kunjang, Kristien Endah Riwayati, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan kegiatan tersebut, terutama para siswa siswa kelas 7, 8, dan 9.
“Melalui kegiatan seperti Talibuy, siswa tidak hanya mendapatkan teori di dalam kelas, tetapi juga pengalaman nyata yang berdampak langsung serta memberikan kontribusi bagi lingkungan,” ujarnya, Senin (30/3/2026).
Ia menambahkan, pemilihan tanaman lidah buaya bukan tanpa alasan. Tanaman tersebut merupakan salah satu ciri khas Kecamatan Kunjang, di mana banyak warga membudidayakannya baik di kebun maupun di pekarangan rumah. Bahkan, Kecamatan Kunjang dikenal sebagai salah satu daerah penghasil sekaligus pengekspor lidah buaya terbesar di Kabupaten Kediri.
“Semoga kegiatan ini menjadi langkah awal bagi siswa untuk lebih mengenal dan mencintai lingkungan sekitarnya, khususnya potensi lokal yang dimiliki daerahnya,” pungkas Kristien.
Bibit lidah buaya yang digunakan disediakan oleh PT Keong Nusantara Abadi sebagai bentuk dukungan terhadap program sekolah.
Sebelum proses penanaman dimulai, para siswa dibagi ke dalam kelompok-kelompok kecil dan mendapatkan bimbingan praktik menanam yang benar. Mereka dibekali pengetahuan mulai dari penataan media tanam, komposisi campuran sekam dan tanah, hingga pengaturan jarak tanam yang ideal agar tanaman dapat tumbuh optimal.
Selanjutnya, para siswa yang didampingi wali kelas masing-masing secara antusias memadati halaman sekolah untuk melakukan penanaman bersama.
Suasana kegiatan pun semakin menarik dengan kreativitas para siswa yang mengenakan kostum bernuansa petani, mencerminkan profesi mayoritas masyarakat setempat. Mereka tampak mengenakan kaus lengan panjang, daster bagi siswa perempuan, serta topi dan caping untuk melindungi diri dari terik matahari. (lik).



