Sambut Hari Jadi ke-6, Royal Raider Indonesia (RoRI) Banten Khitan 50 Anak

Royal Riders Indonesia (RoRI) Banten menggelar khitan massal bagi 50 anak dalam rangka menyambut HUT ke-6. Kegiatan sosial ini berlangsung di Pipes Garage, Ciputat Timur, Tangsel, dengan tujuan memberikan manfaat langsung kepada masyarakat sekaligus menjadi inspirasi bagi komunitas motor lainnya.

Sambut Hari Jadi ke-6, Royal Raider Indonesia (RoRI) Banten Khitan 50 Anak
Khitan-Ketua Panitia Jafarrudin (dua dari kiri) saat memantau pelaksanaan khitan supaya berjalan lancar.
Bacakan Artikel

HARIANRAKYAT.id, TANGSEL-Menyambut hari jadi ke-6 Royal Riders Indonesia (RoRI) Banten mengkhitan 50 anak. Sebelum dikhitan, anak-anak dibonceng dan keliling naik motor gede (moge).  

Ketua Panitia, Jafarrudin, mengatakan khitan massal dipilih sebagai kegiatan sosial yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Tentunya di sisi lain diharapkan menjadi inspirasi bagi komunitas motor lainnya.

"Kami mencoba mencari kegiatan yang belum pernah dilakukan oleh para raiders di Indonesia sejak awal berdiri hingga sekarang. Atas rekomendasi para founder, salah satunya Kep Dodi, kami merencanakan untuk menggelar khitan massal," ujar Jafarrudin, dilokasi khitan massal, Pipes Garage, Jalan Rusa Raya, Kelurahan Pondok Ranji, Ciputat Timur, Kota Tangsel, Sabtu (4/7/2026).

Kegiatan ini menjadi wujud kepedulian komunitas kepada masyarakat. Sekaligus bagian dari rangkaian perayaan hari jadinya Rocapten  yang akan diselenggarakan pada Oktober mendatang. 

Dengan mengusung tajuk "Rocapten Berbagi: Khitan Massal Wujud Kepedulian Royal Riders Indonesia Chapter Banten untuk Anak-Anak Hebat", disambut begitu antusias oleh masyarakat. Mereka terlihat ceria sambil ditunggu oleh para orangtuanya saat mengantri.

Peserta khitan massal merupakan anak-anak warga sekitar, keluarga anggota RoRI, serta anak yatim dan piatu dan dhuafa. Semula panitia menargetkan 40 peserta, namun tingginya antusiasme masyarakat membuat kuota ditambah menjadi 50 anak.

"Target awal kami hanya 40 anak, tetapi permintaan sangat tinggi sehingga kami menambah kuota menjadi 50 anak. Alhamdulillah, kegiatan ini sudah kami persiapkan sejak dua hingga tiga bulan lalu," tambahnya.

Dalam pelaksanaannya, RoRI Banten bekerja sama dengan Tim Ahli Dokter Spesialis Khitanan (Sidoki). Menerjunkan empat dokter dan empat asisten dokter untuk menangani seluruh peserta. Khitan menggunakan laser sehingga langsung bisa beraktivitas meski harus menunggu beberapa hari hingga sembuh total.

"Sebelum menjalani proses sunatan, anak-anak diajak berkeliling menggunakan motor besar (moge) milik anggota RoRI. Kegiatan tersebut menjadi pengalaman yang disambut antusias oleh para peserta," tambah ia.

Wakil Ketua Panitia, Firdaus, mengatakan kegiatan tersebut bertujuan memberikan pengalaman baru sekaligus menghadirkan kebahagiaan bagi anak-anak.

"Tujuan kami adalah berbuat kebaikan dan berbagi dengan anak-anak. Sebelum khitan, mereka kami ajak berkeliling naik motor besar agar bisa merasakan pengalaman yang mungkin belum pernah mereka rasakan," kata Firdaus.

Melalui kegiatan ini, RoRI Banten berharap sunatan massal dapat menjadi agenda tahunan yang diikuti seluruh chapter di berbagai daerah sehingga manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat. (Cr01).