back to top
HARIANRAKYAT.ID Mengucapkan Selamat Tahun Baru Islam 1447 - 2025
HARIANRAKYAT.ID Mengucapkan Selamat Natal 25 Desember 2025 - dan Tahun Baru 2026 2025
BerandaDaerahPalang Perlintasan 105 Rusak, Lima Perjalanan KA Terdampak

Palang Perlintasan 105 Rusak, Lima Perjalanan KA Terdampak

HARIANRAKYAT.ID, MADIUN – Imbas kecelakaan di perlintasan sebidang JPL 105 Km 128+630 petak Jalan Saradan–Bagor, Rabu (25/2/2026) pukul 03.07 WIB membuat lika perjalanan terhambat. PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun mengimbau pengguna jalan waspada.

Manager Humas KAI Daop 7 Madiun, Tohari, menjelaskan insiden terjadi saat petugas JPL 105 tengah melakukan penutupan pintu perlintasan KA 246B Majapahit. Sebuah dump truk yang telah berhenti di depan perlintasan tiba-tiba tertabrak truk tronton dari arah belakang. Benturan tersebut menyebabkan kedua kendaraan menghalangi jalur kereta api.

“KAI sangat menyayangkan terjadinya kecelakaan lalu lintas di perlintasan sebidang yang berdampak pada terganggunya perjalanan kereta api. Perlintasan sebidang merupakan titik rawan yang membutuhkan kedisiplinan dan kewaspadaan seluruh pengguna jalan,” ujar Tohari.

Akibat kejadian itu, perjalanan KA Majapahit sempat dihentikan sementara di Km 129+8. Petugas KAI segera melakukan langkah darurat dan berkoordinasi dengan pihak terkait guna mempercepat penanganan di lokasi kejadian.

Dengan bantuan petugas lapangan, jalur hilir kembali dapat dilalui pada pukul 04.10 WIB. Sementara proses evakuasi dump truk di jalur hulu rampung pada pukul 05.42 WIB, sehingga jalur kembali dapat dilalui kereta api dengan kecepatan normal.

Insiden tersebut berdampak pada lima perjalanan kereta api dengan total keterlambatan mencapai 428 menit, yakni KA Majapahit, Malabar, Gajayana, Jayakarta, dan Mutiara Selatan.

Selain mengganggu operasional perjalanan kereta api, kecelakaan tersebut juga mengakibatkan kerusakan pada fasilitas perlintasan berupa palang pintu. Hingga kini, petugas masih melakukan perbaikan agar peralatan keselamatan di lokasi dapat kembali berfungsi normal.

“Kami mengimbau masyarakat dan para pengguna jalan agar tetap berhati-hati serta meningkatkan kewaspadaan saat melintasi perlintasan sebidang JPL 105 selama proses perbaikan berlangsung. Pastikan kondisi aman dan tidak ada kereta api yang akan melintas sebelum menyeberang,” jelas Tohari.

KAI Daop 7 Madiun juga menyampaikan permohonan maaf kepada para pelanggan atas keterlambatan yang terjadi.

“Kami memohon maaf atas ketidaknyamanan yang dirasakan pelanggan akibat keterlambatan beberapa perjalanan kereta api. KAI berkomitmen untuk terus meningkatkan keselamatan perjalanan sekaligus meminimalkan dampak gangguan operasional,” tambahnya.

KAI menegaskan bahwa keselamatan perjalanan kereta api dan pengguna jalan merupakan tanggung jawab bersama. Sesuai peraturan perundang-undangan, perjalanan kereta api memiliki prioritas utama di perlintasan sebidang sehingga pengguna jalan wajib mendahulukan kereta api yang akan melintas.

“Kami mengimbau seluruh pengguna jalan agar selalu berhenti ketika sinyal peringatan berbunyi, palang pintu ditutup, maupun saat kereta api akan melintas. Jangan memaksakan diri menerobos perlintasan karena dapat membahayakan keselamatan diri sendiri maupun perjalanan kereta api,” tegas Tohari.

KAI Daop 7 Madiun memastikan akan terus berkoordinasi dengan pihak terkait untuk meningkatkan keselamatan di perlintasan sebidang serta mengajak masyarakat bersama-sama mewujudkan perjalanan kereta api yang aman dan selamat. (lik).

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -spot_img
Komentar Terbaru
Must Read
Related News