Mahasiswa Demo Alun-Alun Kota Kediri, Begini Kata Dinas PUPR

\nKOTA KEDIRI, Sejumlah mahasiswa mengatasnamakan Cipayung Mini terdiri dari Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) dan Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) melakukan aksi u...

Mahasiswa Demo Alun-Alun Kota Kediri, Begini Kata Dinas PUPR
Bacakan Artikel
\n\n\n\n

\"Artinya baru dapat beroperasi pada awal 2026. Pertanyaannya, dari mana masyarakat PKL bisa menghidupi keluarganya,\" tambah ia.

\n\n\n\n

Demikian juga dikatakan Ketua Umum Pengurus Cabang (PC) GMNI Kediri, M. Adur Roziqin mengatakan, dampak sosial ekonomi akibat dari mangkraknya Alun-Alun Kota Kediri, omzetnya turun signifikan. Bahkan ada sebagian besar dari total 97 PKL, hanya  10 yang mampu berjualan karena yang lain tutup. 

\n\n\n\n

\"Karena alasannya kenapa? modalnya tidak kembali. Kami (GMNI) dan (PMII) yang mengatasnamakan diri Cipayung Mini akan terus menindaklanjuti bagaimana proses ini agar mendapati dialog-dialog dan ruang terbuka dengan Pemerintah Kota Kediri,\" tegasnya.

\n\n\n\n

Berharap ada upaya dialog, mereka bisa mendapat penjelasan langsung dari Dinas PUPR Kota Kediri, pihak Kontraktor, Disperindag dan juga DPRD Kota Kediri.Melalui duduk bareng semua pihak.

\n\n\n\n

\"Maka mereka tahu persoalannya dan penjelasannya. Sehingga mereka juga dapat menyuarakan kepentingannya yaitu mendapatkan kompensasi atas pembangunan Alun-Alun Kota Kediri\" bebernya.

Lanjut ke Halaman 3
Pilih Halaman: