Lahan Garapan Diserobot Jadi Aset Desa, Warga Puncu Kediri Demo Kantor BPN

Ratusan warga tergabung dalam Paguyuban Tani Puncu Makmur lakukan aksi unjuk rasa di depan Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Kediri, Kamis (28/8/2024).\n\n\n\nA...

Lahan Garapan Diserobot Jadi Aset Desa, Warga  Puncu Kediri Demo  Kantor BPN
Bacakan Artikel

Ratusan warga tergabung dalam Paguyuban Tani Puncu Makmur lakukan aksi unjuk rasa di depan Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Kediri, Kamis (28/8/2024).

\n\n\n\n

Aksi ini merupakan bentuk penolakan terhadap penetapan lahan fasilitas sosial (fasos) yang dinilai tidak sesuai dengan kesepakatan awal.

\n\n\n\n

Massa membawa spanduk berisi tuntutan penolakan terhadap lokasi fasos yang ditetapkan di atas lahan garapan petani. Setelah menyampaikan orasi, sebanyak 20 perwakilan warga diterima untuk melakukan mediasi dengan Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Kediri, Junaedi Hutasoit.

\n\n\n\n

Dewan Penasehat Paguyuban Tani Puncu Makmur, Sunarto, dalam orasinya menyampaikan bahwa kebijakan pemerintah kali ini dianggap merugikan masyarakat kecil.

\n\n\n\n

“Negara seharusnya memberikan lahan kepada rakyat miskin yang tidak memiliki tanah, bukan mengambil alih lahan garapan petani untuk dijadikan aset desa,” ujarnya.

Lanjut ke Halaman 2
Pilih Halaman: