Kejati Jatim Bekali Paham Kebangsaan Bagi 1.066 Calon Juru Dakwah LDII

Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur membekali para santri Pondok Pesantren (Ponpes) Al Ubaidah menjadi juru dakwah LDII, mengenai kebangsaan. Kegiatan tersebut berlangsung...

Kejati Jatim Bekali Paham Kebangsaan Bagi 1.066 Calon Juru Dakwah LDII
Bacakan Artikel

Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur membekali para santri Pondok Pesantren (Ponpes) Al Ubaidah menjadi juru dakwah LDII, mengenai kebangsaan. Kegiatan tersebut berlangsung di Ponpes Al Ubaidah, Kertosono, Nganjuk, Jawa Timur, Kamis (29/1/2026).

\n\n\n\n

Pembekalan kebangsaan tersebut berisi penguatan moderasi beragama sebagai upaya menangkal paham radikalisme dan intoleransi di tengah masyarakat. Kegiatan itu dihadiri Kasi II Bidang Intelijen Kejati Jatim Dwi Setyadi, didampingi Analis Data dan Informasi Bidang Intelijen Abdullah, beserta jajaran.

\n\n\n\n

Dalam kesempatan tersebut, Abdullah, menegaskan santri memiliki peran strategis sebagai agen toleransi dan perekat persatuan bangsa di tengah keberagaman. Untuk menjalankan peran tersebut, santri ia ingatkan agar berpegang pada prinsip khoirun nas anfauhum linnas dalam kehidupan bermasyarakat.

\n\n\n\n

“Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi orang lain. Nilai inilah yang harus dipegang santri ketika terjun dan mengabdi di tengah masyarakat,” ujarnya.

\n\n\n\n

Abdullah berharap para santri mampu menyampaikan syiar Islam secara bijak dan menyejukkan, tanpa meninggalkan kearifan lokal selama tidak bertentangan dengan akidah maupun norma yang berlaku. Menurutnya, sikap saling menghargai menjadi kunci untuk menjaga kerukunan di tengah masyarakat yang majemuk.

Lanjut ke Halaman 2
Pilih Halaman: