BPOM Bareng DKPP Uji 31 Sampel Makanan di Pasar Setono Betek Kota Kediri, Begini Hasilnya

\nPetugas gabungan dari Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP), BPOM, dan Dinas Kesehatan Kota Kediri melakukan kegiatan inspeksi mendadak (sidak) untuk menguji keama...

BPOM Bareng DKPP Uji 31 Sampel Makanan di Pasar Setono Betek Kota Kediri, Begini Hasilnya
Bacakan Artikel
\n\n\n\n

\"Kami telah menemukan beberapa komoditas yang terindikasi mengandung bahan berbahaya seperti formalin. Kami akan mengevaluasi hasil ini, dan jika diperlukan, akan melakukan uji pangan di pasar-pasar lain,\" jelasnya.

\n\n\n\n

Ridwan juga mengimbau masyarakat agar lebih selektif dalam memilih pangan segar dan olahan. \"Masyarakat harus tetap waspada, namun tidak perlu panik. Pemkot Kediri terus melakukan pengawasan. Jika menemukan pedagang yang menjual bahan pangan berbahaya, segera laporkan ke DKPP untuk kami tindak lanjuti,\" tegasnya.

\n\n\n\n

BPOM Kediri Paparkan Hasil Uji Sampel

\n\n\n\n

Sementara itu, Kepala BPOM Kediri, Gidion, menambahkan bahwa pengujian cepat dilakukan untuk mendeteksi bahan berbahaya seperti formalin, boraks, methanil yellow, dan rhodamin B. BPOM juga memberikan edukasi kepada masyarakat dan pedagang mengenai pentingnya keamanan pangan, serta membagikan leaflet yang berisi informasi mengenai penyalahgunaan bahan kimia berbahaya pada pangan.

\n\n\n\n

\"Sebagian besar sampel memenuhi syarat, namun ada sekitar 30 persen yang terdeteksi mengandung zat berbahaya, terutama formalin. Ke depan, kami akan berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan untuk menelusuri pemasok bahan pangan tersebut dan memberikan pembinaan agar produk yang dijual aman untuk dikonsumsi,\" ujar Gidion.

Lanjut ke Halaman 3
Pilih Halaman: