Bincang Budaya, Historia Gandeng Dikbud Tangsel

TANGSEL-Historia Tangsel kembali membuka diskusi hangat Ngobrol Ngopi Seputar Sejarah Tangsel (Ngonseb) dengan topik Tangsel Dalam Perspektif Sejarah dan Akulturasi Budaya. Kali ini Historia...

Bincang Budaya, Historia Gandeng  Dikbud Tangsel
Bacakan Artikel
\"\"
\n\n\n\n

Jalurdua.com

\n\n\n\n

TANGSEL-Historia Tangsel kembali membuka diskusi hangat Ngobrol Ngopi Seputar Sejarah Tangsel (Ngonseb) dengan topik Tangsel Dalam Perspektif Sejarah dan Akulturasi Budaya. Kali ini Historia menggandeng Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, berlangsung di salah satu resto Jalan H Rean, Benda Baru Pamulang, baru-baru ini.

\n\n\n\n

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tangsel, Deden Deni. Dalam kesempatan itu dirinya menyampaikan dalam Pendidikan dasar, siswa siswi perlu diberikan muatan lokal yang dapat diajarkan di ruang-ruang kelas sekaligus praktik. Muatan lokal ini sangat penting untuk mengenalkan budaya yang dimiliki, baik dari Bahasa, adat istiadatnya, pakaiannya, tariannya dan lain sebagainya.

\n\n\n\n

“Pentingnya muatan lokal dalam pembelajaran di sekolah-sekolah. Dan sekarang yang sudah diperwalkan adalah pencak silat. Insya Allah menyusul seni-seni kebudayaan lain yang ada di Tangsel. Sasarannya adalah  sekolah  SD, SMP dan SMA agar memasukan muatan lokal dalam kurikulum pembelajarannya sebab kebudayaan daerah bisa memperkaya khasanah kebudayaan nasional sbg jati diri negeri,” ujaranya.

\n\n\n\n

Dewan Pendidikan Kota Tangsel Maman menyampaikan tupoksinya  sebagai mitra kerja pemerintah. Berkaitan dengan bidang pendidikan SD SMP SMA. Dengan demikian tentu terus mendorong program pengembangan dunia Pendidikan di Tangsel akan dilakukan. Berkaitan muatan lokal sebagai pembentukan karakter anak-anak agar saat tumbuh besar nanti mereka tidak lupa dari mana.

Lanjut ke Halaman 2
Pilih Halaman:
  • 1
  • 2