Bendungan Cipero Jebol, Warga Desa Harjasari Kabupaten Tegal Krisis Air dan Ancaman Gagal Tanam

Jebolnya Bendungan Cipero di Desa Harjasari, Kecamatan Suradadi, Kabupaten Tegal sejak Maret–April memicu krisis air bersih dan terhentinya pasokan irigasi.

Bendungan Cipero Jebol, Warga Desa Harjasari Kabupaten Tegal Krisis Air dan Ancaman Gagal Tanam
Kepala Desa Harjasari, Kecamatan Suradadi, Kabupaten Tegal, Kushendrato, S.TP.
Bacakan Artikel

HARIANRAKYAT.ID, TEGAL — Jebolnya Bendungan Cipero memicu krisis air bersih dan mengganggu pasokan irigasi di Desa Harjasari, Kecamatan Suradadi, Kabupaten Tegal. Akibatnya, warga kesulitan memenuhi kebutuhan air sehari-hari, sementara petani terancam gagal tanam di tengah musim kemarau.

Kepala Desa Harjasari, Kushendrato, S.TP., mengatakan Bendungan Cipero jebol sekitar Maret–April lalu. Sejak saat itu, pasokan air irigasi ke lahan pertanian warga terhenti sehingga sebagian petani mengalami gagal tanam pada musim tanam tahun ini.

"Warga kami terpaksa mengambil air dari sumur-sumur yang masih memiliki debit air, bahkan hingga larut malam. Jebolnya Bendungan Cipero sangat berdampak, tidak hanya terhadap kebutuhan sehari-hari, tetapi juga menyebabkan petani mengalami gagal tanam," ujarnya saat ditemui di Desa Harjasari.

Di tengah keterbatasan pasokan air, warga bersama Pemerintah Desa Harjasari tetap melestarikan tradisi Nyadran dengan menggelar doa bersama di kawasan hulu desa. Tradisi tersebut menjadi bentuk ikhtiar spiritual sekaligus mempererat kebersamaan warga dalam menghadapi musim kemarau dan memohon agar segera diturunkan hujan.

Untuk membantu memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat, BPBD Kabupaten Tegal dan PMI Kabupaten Tegal mulai menyalurkan bantuan air bersih menggunakan mobil tangki. Meski jumlahnya masih terbatas dibandingkan kebutuhan warga, bantuan tersebut disambut baik dan dinilai sangat membantu.

Saat ini, Pemerintah Desa Harjasari berfokus memfasilitasi pembagian air bersih serta memetakan sejumlah titik potensial untuk pembuatan sumur dalam sebagai langkah jangka panjang guna memenuhi kebutuhan air warga. (Cr01).