Aksi Tanam Pohon DLH Tangsel Bersama Mahasiswa dan Ratusan Siswa Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tangerang Selatan memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 melalui aksi penanaman pohon bersama mahasiswa UIN Syarif Hidayatullah Jakarta dan ratusan siswa SDN Pondok Cabe Ilir 01. Kegiatan ini merupakan bentuk nyata respons terhadap krisis lingkungan global (triple planetary crisis) yang meliputi perubahan iklim, degradasi keanekaragaman hayati, dan pencemaran.

Aksi Tanam Pohon DLH Tangsel Bersama Mahasiswa dan Ratusan Siswa Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026
DLH-Kepala DLH Kota Tangsel Bani Khosyatullah (depan ujung kanan mengenakan topi) bersama Kabid Tata Lingkungan DLH Tangsel Doni Herawan (empat dari kanan depan bertopi) serta Kepala SDN Pondok Cabe Ilir 01 Warjoko dan ratusan siswa siswi serta mahasiswa Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta dalam peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, di SDN Pondok Cabe Ilir 01, Jumat (12/6/2026).)
Bacakan Artikel

TANGERANG SELATAN-Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 melalui kegiatan penanaman pohon. Kegiatan ini dilaksanakan bersama Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta serta melibatkan ratusan siswa-siswi SDN Pondok Cabe Ilir 01, Pamulang, Kota Tangerang Selatan, pada Jumat (12/6/2026).

Kepala DLH Kota Tangsel, Bani Khosyatullah, menyampaikan bahwa peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia tahun ini tidak dapat dilepaskan dari peringatan global yang disampaikan oleh Menteri Lingkungan Hidup Republik Indonesia pada 6 Juni 2026. Dalam pernyataannya, Menteri menegaskan bahwa dunia saat ini tengah menghadapi triple planetary crisis, yaitu perubahan iklim, degradasi keanekaragaman hayati, serta pencemaran lingkungan. Ketiga krisis tersebut bukan lagi sekadar potensi ancaman di masa depan, melainkan telah menjadi realitas yang dihadapi saat ini.

“Menghadapi kondisi tersebut, Bapak Menteri menyerukan pentingnya sebuah ‘pertobatan ekologis’. Konsep ini merupakan panggilan mendalam bagi seluruh elemen masyarakat untuk mengubah cara pandang sekaligus pola hidup dalam berinteraksi dengan alam. Menjaga lingkungan hidup bukan lagi pilihan, melainkan kewajiban moral dan sosial demi melindungi masa depan generasi penerus,” ujarnya, di dampingi Kepala Bidang Tata Lingkungan, DLH Kota Tangsel Doni Herawan.

Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya menerjemahkan konsep pertobatan ekologis tersebut ke dalam aksi nyata di tingkat lokal. Dalam konteks Kota Tangerang Selatan, DLH bersama HMPS Manajemen Pendidikan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta berkolaborasi melaksanakan kegiatan penanaman pohon sebagai salah satu bentuk implementasi dari lima langkah strategis yang diamanatkan oleh Kementerian Lingkungan Hidup.

Lanjut ke Halaman 2
Pilih Halaman: