HARIANRAKYAT.ID- Wakil Ketua I DPRD Kota Tangerang Andri S Permana turut prihatin atas musibah yang menimpa warga di sejumlah titik Kota Tangerang, terutama di wilayah Peninggilan yang kerap menjadi langganan banjir.
“Yang pertama tentu kita turut prihatin atas musibah banjir yang menimpa beberapa titik di Kota Tangerang, salah satunya yang cukup parah di Peninggilan ini,” ujar Andri.
Ia sempat melihat langsung kondisi permukiman warga di RW 014 bersama Ketua RW 014 Rudin Sagitara dan Ketua RT 02 Supri. Menurut Andri, di beberapa titik ketinggian air bahkan mencapai dengkul orang dewasa.
Tadi kita melihat langsung di RW 14, ketinggian air di beberapa titik sudah mencapai sedengkul orang dewasa. Kondisi ini tentu menyulitkan warga untuk beribadah di bulan puasa ini,” kata Andri pada Minggu (8/3).
Dalam situasi darurat seperti ini, Andri menekankan bahwa pemerintah harus memastikan kebutuhan dasar warga terdampak tetap terpenuhi.
Ia juga mengapresiasi inisiatif warga yang secara mandiri membuka dapur umum untuk membantu korban banjir.
“Yang paling penting hari ini adalah memastikan warga yang terdampak bisa terpenuhi kebutuhan dasarnya. Apalagi ini bertepatan dengan bulan suci Ramadan, warga harus tetap bisa melaksanakan sahur dan buka puasa dengan kondisi yang sehat,” ujarnya.
Selain itu, Andri mengaku telah berkoordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Tangerang untuk mengirimkan tambahan mesin pompa air ke wilayah tersebut.
Menurut dia, kondisi geografis Peninggilan yang rendah membuat kawasan ini menjadi titik pertemuan aliran air dari berbagai wilayah sekitar. “Karena itu saya sudah berkoordinasi dengan Dinas PUPR agar segera mengirimkan bantuan mesin pompa tambahan supaya genangan air bisa lebih cepat surut,” kata Andri.
Ia menegaskan bahwa penanganan banjir di Kota Tangerang ke depan harus dilakukan secara terintegrasi dan tidak hanya bersifat sementara.
“Ini menjadi catatan penting bagi Pemerintah Kota Tangerang. Penanganan banjir tidak bisa parsial per wilayah, tapi harus terintegrasi. Kami di DPRD akan terus mengawal agar anggaran penanganan banjir di titik-titik rawan seperti Peninggilan ini menjadi prioritas pada tahun anggaran mendatang,” tandas Andri.(adt)



