HARIANRAKYAT.ID, BOGOR -Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI resmi menghadirkan program pemberdayaan ekonomi produktif Zmart dan Z-Auto di Kota Bogor dengan menyalurkan total bantuan mencapai Rp500 juta untuk 55 mustahik dalam acara seremonial yang digelar di Balai Kota Bogor, Jumat (5/6/2026).
Melalui program ini, BAZNAS menyalurkan bantuan modal dan pelatihan senilai total Rp400 juta bagi 50 mustahik di Kota Bogor, sementara program Z-Auto mengalokasikan Rp100 juta untuk 5 pelaku usaha bengkel lokal.
Pimpinan Bidang Pendistribusian, Pendayagunaan, dan Pemberdayaan, H. Idy Muzayyad, S.H.I., M.Si., mengatakan, melalui pemanfaatan dana zakat produktif, program Zmart dan Z-Auto diluncurkan sebagai stimulus modal usaha guna mengangkat derajat para mustahik menuju kemandirian ekonomi.
“Zmart ini adalah warung kelontong tapi berbasis dana zakat. Yang itu merupakan salah satu program zakat produktif. Diharapkan para penerima manfaat-manfaat itu nanti bisa bertransformasi dari mustahik menjadi muzaki, minimal munfik,” jelas Idy.
“Dan juga program Z-Auto itu adalah untuk program bengkel motor. Ada 5 penerima manfaat dan ini juga program zakat produktif agar bisa bertransformasi dan memberdayakan masyarakat,” tambahnya.
Menurut Idy, dalam pelaksanaannya, BAZNAS RI secara khusus memprioritaskan kaum perempuan untuk pengelolaan ritel Zmart dan para montir lokal tepercaya untuk pengelolaan bengkel Z-Auto guna menjamin efektivitas program pemberdayaan tersebut.
Idy Muzayyad menegaskan, seluruh program zakat produktif ini wajib diikuti dengan sistem pengawasan dan pendampingan ketat yang melibatkan berbagai mitra strategis, termasuk unsur kelurahan dan perguruan tinggi.
Melihat potensi besar Kota Bogor di sektor kuliner, Idy juga berencana memperluas cakupan program pemberdayaan ke depan melalui pengembangan inovasi ZCafe yang bekerja sama dengan pihak perbankan serta mitra terkait.
“Pada prinsipnya, sebenarnya tidak ada namanya program BAZNAS itu, yang ada program umat. Karena dana ini diperoleh dari umat, dikelola Amilin yang juga umat dan diberikan kepada umat. Sehingga tentu nanti yang mendapatkan manfaat adalah tidak lain dan tidak bukan adalah masyarakat Kota Bogor sendiri,” katanya.
Sementara itu, Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin, S.H., memberikan apresiasi dan menyambut baik langkah konsisten BAZNAS dalam mendukung program pengentasan kemiskinan di wilayahnya.
Pemerintah Kota Bogor menilai program zakat produktif tersebut sangat menarik karena tidak hanya bersifat santunan sementara, melainkan memiliki potensi berkelanjutan yang mampu menyerap tenaga kerja.
“Saya mewakili Pemkot tentu berterima kasih kepada BAZNAS RI, BAZNAS Kota Bogor yang konsisten membantu program pengentasan kemiskinan dan sosial,” tuturnya.
Di sisi lain, bantuan modal usaha Zmart dari BAZNAS sukses mendorong produktivitas warung kelontong milik Ibu Zubaedah, seorang warga Kelurahan Sempur, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor.
“Alhamdulillah sekarang sudah ada peningkatan omzet yang lumayan sejak dibantu BAZNAS, karena meskipun saya sudah lama membuka warung kelontong ini, berkat program Zmart tampilannya jadi jauh lebih bagus, rapi, dan sangat membantu mendongkrak penjualan harian saya,” tutur Zubaedah dengan penuh rasa syukur.
Respons positif juga ditunjukkan warga Kelurahan Cimahpar, Andriyansyah. Ia menyebut Program Z-Auto hadir menjadi angin segar yang kini mendapatkan kepastian fasilitas tempat usaha baru untuk mengembangkan usaha bengkel motornya.
“Program Z-Auto dari BAZNAS ini sangat membantu saya karena sebelumnya belum ada fasilitas selengkap ini dan baru sekarang saya punya tempat usaha yang lebih baik. Jadi harapannya saya bisa semakin menaikkan skill mekanik saya dan semoga usaha bengkel ini ke depan tambah besar,” ujar Andriyansyah.
Secara nasional, BAZNAS telah menyalurkan 5.677 unit Zmart di 34 provinsi sejak 2018, serta 564 unit Z-Auto di 27 provinsi sejak 2021 hingga pertengahan 2026. Khusus di wilayah Provinsi Jawa Barat, sebaran program ini telah mencapai 1.167 unit Zmart di 19 kabupaten/kota dan 79 unit Z-Auto yang tersebar di 12 kabupaten/kota.
Acara tersebut turut dihadiri oleh jajaran pimpinan BAZNAS Kota Bogor yang meliputi Wakil Ketua II dan IV Husen As Soleh, Wakil Ketua I dan III Romdoni, serta perwakilan unsur Forkopimda seperti Kapolresta Bogor dan Dandim 0606 Kota Bogor. (din).



