back to top
HARIANRAKYAT.ID Mengucapkan Selamat Hari Buruh 1 mei 2024
HARIANRAKYAT.ID Mengucapkan Selamat Hari Buruh 1 mei 2024
BerandaTangerang RayaTanam Rasa Cinta Pada Masjid, Hibur 200 Anak Dengan Dongeng

Tanam Rasa Cinta Pada Masjid, Hibur 200 Anak Dengan Dongeng

KOTA TANGSEL – Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Al Mujahidin Pamulang mewujudkan sebagai masjid yang ramah anak untuk menciptakan cinta terhadap masjid. Upaya itu diawali dengan menyelenggarakan “Dongeng Ramadhan”, berlangsung pada Rabu, 22 Maret 2023, sehari sebelum Puasa Ramadan, bertempat di aula lantai bawah masjid.

Ketua DKM, Muhammad Fuad, menuturkan pihaknya berkomitmen menjadikan masjid Agung Al Mujahidin Pamulang menjadi masjid yang ramah anak. Kegiatan gratis ini dihadiri lebih dari 200 anak-anak usia dini. Mereka diantar oleh orangtua dan guru. Mengundang pendongeng asal Kota Tangsel, Kak Igo.

“Konsep masjid ramah anak secara umum yaitu adanya fasilitas bermain yang tersedia serta lingkungan dan nuansa masjid yang nyaman sehingga disenangi anak-anak,” tuturnya.

Menurutnya, situasi lingkungan masjid yang nyaman serta sambutan pengurus masjid dan jamaah dewasa yang ramah kepada anak-anak akan menambah semangat mereka untuk terus datang ke masjid. Ini yang terus diwujudkan oleh DKM, dalam upaya menumbuhkan rasa cinta kepada anak-anak cinta terhadap masjid.

“Dengan banyaknya anak-anak yang datang ke masjid akan menumbuhkan kecintaan mereka terhadap agama, dan secara akhlak Insya Allah akan jauh lebih baik dibanding anak-anak yang lebih suka bergaul di luar lingkungan masjid,” tandasnya.

Hal senada juga disampaikan Ketua Yayasan Al Mujahidin Pamulang, Moch Natsir. Menurutnya, program masjid ramah anak sangat penting sekali mengingat masjid merupakan tempat strategis dalam membangun karakter anak yang baik, serta beriman dan mengarahkan anak untuk bergaul sehat dengan mengajak anak bersama-sama melaksanakan ibadah di masjid.

“Peran pengurus masjid penting dalam mengkondisikan anak untuk tetap nyaman dan tenang dalam melaksanakan ibadah, mengaji, dan bermain di masjid”, ungkapnya.

Dirinya berpesan kepada para orangtua, jangan menjadi orangtua yang mandul.”Jangan menjadi orangtua yang mandul. Mandul dalam pengertian punya banyak anak tapi tidak memberi manfaat di akhirat. Anak merupakan investasi akhirat. Didik mereka dengan ilmu agama dan beribadah di masjid agar menjadi amal jariyah bagi orangtuanya,” ujar pria yang pernah menjabat sebagai Camat Pamulang pada periode pertama itu.

Sementara itu, Ketua Bidang Imaroh, Azharul Fuad Mahfudh, menjelaskan pihaknya telah menyusun program kegiatan ramah anak yang akan dilakukan secara periodik.

“Kegiatan yang dilakukan tentunya disesuaikan dengan dunia anak-anak dalam bentuk permainan, atau seperti yang dilakukan hari ini berupa dongeng tentang kisah teladan nabi agar menarik perhatian anak,” ujarnya.

Dengan begitu, tambahnya, fungsi masjid sebagai pusat pendidikan dan pengasuhan anak dapat berfungsi sebagai wujud kepedulian terhadap pembangunan karakter anak bangsa, sekaligus sebagai tempat untuk belajar dan berinovasi.

“Karena anak adalah kader pengganti kita di masa depan. Betul atau tidaknya sikap mereka nanti, tergantung bagaimana kita didik di masa sekarang”, tegasnya.

Pada kegiatan tersebut, anak-anak juga diajarkan untuk berinfak. Mereka tampak menikmati dongeng yang disampaikan. Di akhir acara mereka mendapatkan goodie bag dan es krim. (red).

Tinggalkan Pesan

- Advertisement -spot_img
Komentar Terbaru
Must Read
Related News