Seperti Apa Rasanya Uang Seribu Seketika Jadi Rp 1 dalam Wacana Redenominasi?

\nOleh: Yakub F. Ismail\n\n\n\nHARIANRAKYAT.ID-Barangkali tidak pernah dibayangkan sebelumnya ketika masyarakat yang semula terbiasa berbelanja ke pasar dengan membawa uang Rp100.000 lalu tiba-tiba harus b...

Seperti Apa Rasanya Uang Seribu Seketika Jadi Rp 1 dalam Wacana Redenominasi?
Bacakan Artikel
\n\n\n\n

Bagi sebagian orang, angka yang lebih kecil bisa memunculkan rasa seperti uang begitu menjadi tidak berharga.

\n\n\n\n

Tetapi, sebagian lain justru merasa bangga karena rupiah menjadi lebih sederhana seperti mata uang lainnya, katakanlah dolar atau euro.

\n\n\n\n

Maka, kunci keberhasilan redenominasi bukan hanya pada regulasi, tetapi bagaimana publik menerima dan menyesuaikan persepsinya.

\n\n\n\n

Hal yang perlu diperhatikan adalah bahwa perubahan besar dalam simbol nilai uang sering memengaruhi identitas ekonomi masyarakat.

\n\n\n\n

Uang sekali lagi bukan sekadar alat tukar, melainkan simbol kedaulatan dan keamanan finansial. Saat Rp1.000 berubah jadi Rp1, masyarakat perlu diyakinkan bahwa nilai ekonominya tetap sama dan tidak berubah, kecuali digitnya yang berkurang.

\n\n\n\n

Karena itu, peran komunikasi publik, edukasi media, dan simulasi transaksi menjadi sangat vital sebelum kebijakan diterapkan.

\n\n\n\n

Seiring waktu, masyarakat akan mulai terbiasa bahwa Rp1 bukanlah suatu penyusutan nilai, melainkan penyederhanaan dari angka yang lebih besar.

\n\n\n\n

Penulis adalah Ketua Umum Ikatan Media Online (IMO) Indonesia

\n
Pilih Halaman: