HARIANRAKYAT.ID, JAKARTA -Geliat pertumbuhan ekonomi di Tanah Air, Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) menjadi salah satu pilar utama mendorong peningkatan ekonomi masyarakat. Untuk mewujudkan kemandirian ekonomi, penguatan sektor UMKM.
Perlu dilakukan secara menyeluruh melalui pembinaan, pendampingan, serta kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah, termasuk dari organisasi istri anggota Polri, Bhayangkari.
Upaya ini selaras dengan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming yang menitikberatkan pada penguatan peran perempuan, penciptaan lapangan kerja yang berkualitas, serta pengembangan kewirausahaan di berbagai sektor.
“Saya percaya dengan semangat gotong royong, kerja sama dari semua pihak dan juga kerja keras dengan terus berinovasi, terus meningkatkan kreatifitas, UMKM Indonesia ini dapat terus berkembang dan mampu beradaptasi dan bersaing di pasar global sehingga dapat menyerap banyak tenaga kerja, menggerakkan perekonomian masyarakat, khususnya di daerah yang masih terpencil,” tegas Istri Wakil Presiden Selvi Gibran Rakabuming ketika meresmikan Pembukaan Bazar Kreasi Bhayangkari Nusantara 2025 di Hall A&B Jakarta International Convention Center (JICC) Senayan, Jakarta, Kamis (24/07/25).
Lebih lanjut, pada acara bazar dalam rangkaian memperingati Hari Kesatuan Gerak ke-73 Bhayangkari tersebut, Selvi menyampaikan arahannya agar program-program yang telah dirumuskan oleh Bhayangkari dapat memberikan manfaat yang banyak untuk masyarakat Indonesia, khususnya bagi para pengusaha UMKM untuk menjadi perempuan yang mandiri dan berdaya.
“Bisa dimanfaatkan untuk membantu para pengusaha-pengusaha UMKM yang memang belum bisa atau belum memiliki ruang untuk menampilkan hasil-hasil kerajinannya, justru itu yang harus kita bersama lakukan gotong royong, bekerjasama mencari kerjasama dari luar yang saya yakin pasti banyak sekali pihak yang mau membantu,” imbuh Ibu Selvi.
Ia juga mendorong terciptanya kolaborasi antara Bhayangkari dengan Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) untuk membuat program pembinaan bagi para pengusaha UMKM dengan menyelenggarakan pameran di daerah, tidak hanya di Jakarta.
Sementara kepada para pelaku UMKM, Selvi berpesan agar para pengusaha dapat mengamati tren yang sedang berkembang. Sehingga, pendampingan yang diberikan dapat berjalan maksimal selaras dengan hasil produksi yang diminati pasar.
“Saya mengajak seluruh pengusaha UMKM untuk bisa meningkatkan kualitas produknya itu sendiri. Mengikuti tren pasar apa saja yang sedang menjadi tren, bagaimana minat di pasar itu. Kita bisa membuat barang kita sesuai dengan permintaan pasar,” pesan Selvi.
Menutup sambutannya, Selvi berharap agar acara hari ini dapat membawa efek berlipat pada perekonomian masyarakat, dan dalam jangka panjang memberi kontribusi pada pembangunan Indonesia sejalan dengan visi Kabinet Merah Putih.
“Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, Bazar Kreasi Bayangkari Nusantara 2025 secara resmi saya nyatakan dibuka. Semoga kegiatan ini membawa manfaat untuk kita semua, memacu semangat kita bersama untuk mewujudkan kemajuan bangsa dan menyukseskan program-program Bapak Presiden Prabowo Subianto,” pungkasnya.
Sebelumnya, Ketua umum Bhayangkari Juliati Sigit Prabowo melaporkan bahwa Bazar Kreasi Nusantara diselenggarakan mulai tanggal 23 hingga 27 Juli 2025 yang melibatkan peserta bazar dari perwakilan Pengurus Daerah (PD) Bhayangkari Provinsi seluruh Indonesia, para perajin dan pengusaha UMKM dari organisasi wanita.
Adapun Ketua Seksi Bazar, Yayas Syahardiantono mengungkapkan, bahwa selain bazar terdapat kegiatan lain seperti talkshow dan pelatihan untuk meningkatkan kompetensi pengusaha UMKM.
“Harapan kedepan event ini bisa menjadi salah satu event bazar yang selalu dinanti, menjadi ajang tempat berkumpul dan berkarya para pelaku UMKM dari seluruh Indonesia dan ajang menciptakan produk unggulan yang berkualitas yang dapat membuat UMKM naik kelas, melalui inovasi produk dan digitalisasi pemasaran dengan meningkatkan omset dan daya saing produk UMKM,” tutupnya.
Peresmian pembukaan bazar ditandai dengan pemukulan gong secara simbolis oleh Ibu Selvi Gibran Rakabuming dan dilanjutkan dengan peninjauan stan peserta yang terdiri dari produk fashion, perhiasan, kerajinan, dan kuliner nusantara.
Turut hadir dalam acara tersebut, para anggota Solidaritas Perempuan (SERUNI) Kabinet Merah Putih (KMP), para pengurus Bhayangkari perwakilan seluruh Indonesia, pengurus Dekranas, dan para Ketua Umum Organisasi Wanita.



