Purbaya, Sang Menteri Nyentrik yang Buat Ketar-Ketir Lawan

\nOleh: Yakub F. Ismail\n\n\n\nTidak banyak yang tahu sepak terjangnya. Namanya pun jarang muncul di berbagai media baik lokal maupun nasional.\n\n\n\nJangankan muncul di panggung nasional, untuk sekadar nongo...

Purbaya, Sang Menteri Nyentrik yang Buat Ketar-Ketir Lawan
Bacakan Artikel
\n

Yakub F. Ismail

\n\n\n\n

Tidak banyak yang tahu sepak terjangnya. Namanya pun jarang muncul di berbagai media baik lokal maupun nasional.

\n\n\n\n

Jangankan muncul di panggung nasional, untuk sekadar nongol di forum-forum diskusi publik yang diselenggarakan di ruang kampus atau mimbar akademik terbuka saja nyaris tidak pernah terdengar.

\n\n\n\n

Namanya bahkan kalah jauh jika dibandingkan beberapa figur akademisi yang berkecimpung di bidang yang sama, yakni ekonomi, bisnis, dan atau keuangan.

\n\n\n\n

Bukan karena kurang hebat, tapi karena tipikal orangnya yang tidak ingin tampil di hadapan publik secara terang-terangan.

\n\n\n\n

Namun, semua berubah ketika keputusan penting itu diambil Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto yang mulai menggantikan satu per satu pembantunya di Kabinet Merah Putih yang dinilai sudah kurang sejalan dengan visi dan kebijakannya.

\n\n\n\n

Alhasil, di antara sejumlah nama yang menghiasi bursa pergantian para Menteri yang di-reshuffle, muncul sosok baru yang awalnya mengundang banyak keraguan publik.

\n\n\n\n

Terlebih, ketika yang digantikan adalah seorang Menteri perempuan yang terkenal dengan sederet prestasi yang ditorehkan tidak hanya di dalam negeri, tapi juga di luar negeri.

\n\n\n\n

Orang tersebut tak lain Purbaya Yudhi Sadewa, sosok yang namanya belakangan ini melambung tinggi lantaran gayanya yang \"nyentrik\" dan keberaniannya menghadapi siapapun yang dinggap menghalangi jalannya.

\n\n\n\n

Awal Keraguan

\n\n\n\n

Titik awal keraguan masyarakat itu berawal ketika Prabowo Subianto mengumumkan nama Purbaya Yudhi Sadewa menggantikan Sri Mulyani Indrawati sebagai Menteri Keuangan RI dalam reshuffle kabinet pada 8 September 2025.

Lanjut ke Halaman 2
Pilih Halaman: