Portal Berita Terpercaya - harianrakyat.id
https://harianrakyat.id/penerima-bantuan-beras-bulog-di-sawah-baru-menurun-kesos-semoga-warga-naik-kelas
Rilis: Rabu, 02 September 2026

Penerima Bantuan Beras Bulog di Sawah Baru Menurun, Kesos: Semoga Warga Naik Kelas

Kasi Kesos Sawah Baru Wina Nurhayati berharap penurunan tersebut menjadi tanda meningkatnya taraf hidup warga sehingga sebagian masyarakat tidak lagi masuk kriteria penerima bantuan.

Penerima Bantuan Beras Bulog di Sawah Baru Menurun, Kesos: Semoga Warga Naik Kelas
Bacakan Artikel

HARIANRAKYAT.ID, TANGSEL — Jumlah penerima bantuan beras dari pemerintah di Kelurahan Sawah Baru, Kecamatan Ciputat, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), mengalami penurunan. Dari sebelumnya 1.976 penerima manfaat (PM), kini jumlahnya menjadi 1.850 PM.


Kasi Kesos Kelurahan Sawah Baru,  Wina Nurhayati mengatakan penurunan jumlah penerima bantuan tersebut menjadi bagian dari dinamika data penerima manfaat yang mengacu pada data nasional.


“Periode ini menurun dari sebelumnya. Penurunan sebanyak 126 penerima manfaat,” ujar  Wina.


Dirinya  berharap berkurangnya jumlah penerima bukan karena persoalan administrasi, melainkan menjadi sinyal positif bahwa sebagian masyarakat mulai mengalami peningkatan taraf hidup dan daya beli.


Menurutnya, warga yang sebelumnya masuk dalam kategori penerima bantuan bisa saja mengalami perubahan kondisi sosial ekonomi sehingga tidak lagi masuk dalam kriteria penerima.


“Belum diketahui penurunan ini, namun harapannya ada peningkatan taraf hidup masyarakat di wilayah. Artinya, yang tadinya dibantu sekarang mereka tidak lagi dibantu. Dengan demikian kehidupannya sudah naik kelas,” katanya.


Ia menjelaskan, penerima bantuan beras ditetapkan berdasarkan klasifikasi kesejahteraan masyarakat. Warga yang masuk dalam desil satu hingga empat menjadi kelompok yang berhak mendapatkan bantuan sesuai ketentuan data nasional.


“Syaratnya yang mendapatkan bantuan desil satu hingga empat. Jadi kalau di luar klasifikasi itu tidak berhak menerima. Bisa saja dalam data desilnya berubah,” jelasnya.


Penyaluran bantuan beras pemerintah di Sawah Baru dilakukan melalui kerja sama Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3) Kota Tangsel bersama Bulog.

Penyaluran dimulai sejak 20 Agustus dan berlangsung selama lima hari. Dirinya  memastikan proses penyaluran berjalan lancar. 

“Alhamdulillah berjalan lancar dan masyarakat mau antre untuk membawa pulang masing-masing tiga karung beras seberat 10 kilogram. Dengan demikian, setiap penerima manfaat total beras yang harus dibawa seberat 30 kilogram,” bebernya.


Bantuan tersebut dinilai penting untuk menjaga ketahanan pangan rumah tangga, terutama desil satu hingga empat yang berpenghasilan rendah. Dengan kebutuhan beras yang sebagian ditanggung pemerintah,  maka jika masyarakat memiliki uang, dapat dialihkan untuk memenuhi kebutuhan pokok lainnya.


“Harapannya, lewat bantuan beras ini masyarakat miskin dapat hidup dengan nyaman, terutama untuk memenuhi kebutuhan dasar. Adanya bantuan beras, uang yang ada bisa dibelanjakan untuk membeli kebutuhan yang lain,” tuturnya.


Menurutnya program bantuan pangan tidak hanya berkaitan dengan pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat. Lebih jauh, bantuan tersebut juga memiliki dampak terhadap daya beli masyarakat dan stabilitas harga pangan.


“Berbagai program pemerintah dalam rangka menekan angka kemiskinan. Sekaligus menekan inflasi pasar,” pungkasnya. (din).