HARIANRAKYAT.ID, MALANG KOTA — Proses mutasi keluar kendaraan bermotor di Kantor Bersama Samsat Malang Kota terus dioptimalkan guna meningkatkan kepatuhan wajib pajak sekaligus memberikan kemudahan layanan bagi masyarakat yang ingin memindahkan data kendaraan ke luar daerah.
Mutasi keluar kendaraan merupakan proses administrasi yang wajib dilakukan saat pemilik kendaraan berpindah domisili atau hendak mendaftarkan kendaraannya di wilayah lain. Proses ini mencakup pencabutan berkas kendaraan dari daerah asal sebagai syarat penerbitan dokumen baru di daerah tujuan.
Baur STNK Samsat Malang Kota, Aiptu Heri Junaidi, menegaskan pihaknya berkomitmen meningkatkan kualitas pelayanan agar masyarakat dapat mengurus mutasi dengan mudah, cepat, dan transparan.
“Pelayanan mutasi kendaraan kami pastikan berjalan sesuai prosedur. Alurnya sudah jelas, dan petugas siap memberikan pendampingan kepada masyarakat,” ujarnya, Selasa (28/4/2026).
Ia menjelaskan, sejumlah dokumen yang harus disiapkan dalam proses mutasi keluar meliputi KTP asli dan fotokopi, STNK asli, BPKB asli dan fotokopi, serta hasil cek fisik kendaraan. Seluruh berkas tersebut akan diverifikasi sebelum diterbitkan surat mutasi keluar.
Menurutnya, kesadaran masyarakat dalam melengkapi administrasi menjadi kunci kelancaran proses mutasi kendaraan.
“Mutasi ini penting agar data kendaraan tetap valid dan sesuai dengan domisili pemilik. Kami mengimbau masyarakat segera mengurusnya jika terjadi perpindahan wilayah,” tegasnya.
Sementara itu, salah satu warga, Andi Nugroho, mengaku proses mutasi kendaraan di Samsat Malang Kota berjalan cukup mudah selama persyaratan telah lengkap.
“Prosesnya cepat dan tidak berbelit. Petugas juga membantu menjelaskan tahapan yang harus dilalui,” katanya.
Pihak Samsat turut mengingatkan masyarakat agar tidak menggunakan jasa perantara atau calo dalam pengurusan mutasi kendaraan guna menghindari biaya tambahan di luar ketentuan resmi.
Dengan peningkatan kualitas layanan tersebut, diharapkan masyarakat semakin tertib administrasi serta mendukung akurasi data kendaraan bermotor secara nasional.



