Himpunan Masyarakat Nuklir Indonesia Dukung Program Kemandirian Pangan Lewat Riset

\n Himpunan Masyarakat Nuklir Indonesia (HIMNI) mendukung program Presiden Prabowo Subianto peningkatan kemandirian pangan. Untuk mencapai keberhasilan itu perlu...

Himpunan Masyarakat Nuklir Indonesia Dukung Program Kemandirian Pangan Lewat Riset
Bacakan Artikel
\n\n\n\n

“Langkah ini perlu dilakukan sebelum dilakukan perluasan lahan sawah baru di Papua yang berpotensi menimbulkan deforestasi, dan tentu saja membutuhkan biaya yang relatif mahal. Dengan menggunakan benih padi yang dikembangkan BRIN dan dengan sistem pertanian yang intensif, diharapkan dapat menghasilkan padi 8 -12 ton per hectare,” tambah ia.  

\n\n\n\n

Untuk sektor energi, merekomendasikan Pemerintah untuk membangun Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) secepatnya guna memenuhi kebutuhan energi dan listrik. Seperti diketahui, berdasarkan target bauran energi yang ditetapkan Pemerintah dalam Rencana Umum Energi Nasional (RUEN) tahun 2017, untuk memenuhi kebutuhan listrik sebesar 23% pada tahun 2025 seharusnya dipenuhi dari energi baru dan terbarukan. Namun telah terbukti bahwa hal ini hampir mustahil tercapai tanpa kontribusi PLTN sebagai energi baru. Dapat disimpulkan bahwa energi nuklir sudah harus menjadi solusi, dan bukan hanya sekadar opsi.

\n\n\n\n

Di bidang kesehatan, HIMNI mendukung upaya Pemerintah untuk mempercepat pemanfaatan peralatan radioterapi berbasis nuklir seperti LINAC, terapi Proton dan BNCT untuk pengobatan kanker serta pembukaan pusat-pusat kedokteran nuklir baru dengan prioritas utama di luar Pulau Jawa.

\n\n\n\n

“Sebagai ilustrasi, untuk layanan pengobatan kanker, kita membutuhkan satu unit LINAC per satu juta penduduk. Jadi kita membutuhkan setidaknya 280 unit LINAC untuk seluruh negeri. Saat ini LINAC yang terpasang di Pusat-pusat Radioterapi baru sekitar 80-an unit,” tutupnya. (din).

\n\n\n\n
BalasTeruskanTambahkan reaksi
\n
Pilih Halaman:
  • 1
  • 2