Portal Berita Terpercaya - harianrakyat.id
https://harianrakyat.id/dua-kek-jadi-poros-baru-kekuatan-ekonomi-banten
Rilis: Rabu, 16 September 2026

Dua KEK Jadi Poros Baru Kekuatan Ekonomi Banten

Dua Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) di Banten, yakni KEK ETKI di kawasan BSD dan KEK Tanjung Lesung, diproyeksikan menjadi poros baru pertumbuhan ekonomi dari wilayah timur hingga barat. KEK ETKI menargetkan investasi Rp18 triliun dalam 20 tahun dan menyerap ribuan tenaga kerja, sementara Tanjung Lesung menjadi penggerak ekonomi berbasis pariwisata.

Dua KEK Jadi Poros Baru Kekuatan Ekonomi Banten
Bacakan Artikel

HARIANRAKYAT.ID. BANTEN-Provinsi Banten memiliki dua Kawasan Ekonomi Khusus (KEK). Dua Kawasan ini menjadi sumber pergerakan ekonomi kedepan bahkan mampu menyerap tenaga kerja secara besar-besaran.

 

Pertama KEK Edukasi, Teknologi, dan Kesehatan Internasional (ETKI) berlokasi di kawasan BSD, Kecamatan Cisauk, Kabupaten Tangerang. Total luas lahan mencapai 59,68 hektare.

 

Kawasan KEK ditetapkan pada Oktober 2024 lalu melalui Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 38 Tahun 2024.

Dari dua KEK Banten memiliki spesifikasi berbeda. KEK yang ada di bilangan BSD lebih kepada segmen ssektor kesehatan. Beberapa bidang usaha yang telah hadir meliputi layanan In Vitro Fertilization (IVF) atau bayi tabung, klinik kecantikan dan estetika, klinik onkologi, serta laboratorium genetik.

 

Sedangkan, KEK yang berlokasi di Tanjung Lesung spesifikasi pada aspek pariwisata. Banten diprediksi kedepan bakal menjadi daerah dengan tingkat pendapatan daerah cukup besar. Ada dua poros sumber perputaran uang, pada sisi timur Tangerang Raya dan sisi Barat Pandeglang dan sekitarnya.

 

Menurut Gubernur Banten Andra Soni serta KEK ETKI Banten yang bergerak di sektor pendidikan, kesehatan, ekonomi kreatif, dan teknologi digital.

 

“Target investasi kawasan ini dalam 20 tahun ke depan diproyeksikan mencapai Rp18 triliun. Di tahun pertama menyentuh angka Rp1,9 triliun dengan penyerapan tenaga kerja sekitar 1.773 orang,” katanya.

 

Ke depan, kawasan ini diproyeksikan menjadi daya tarik investasi berbasis teknologi, salah satunya fasilitas pusat data (data center).

 

​"Nantinya akan banyak teknologi yang masuk, salah satunya data center. Kehadiran infrastruktur ini sangat diperlukan oleh pemerintah guna mendukung ekosistem digital di Indonesia," imbuhnya.

 

Bahkan Pemprov Banten menjalin kerjasama dengan pengelola KEK. Dengan pemberian beasiswa pendidikan vokasi di Fuji Academy bagi 20 anak asal Banten. Program ini dirancang untuk menyiapkan lulusan siap kerja yang nantinya diproyeksikan berkarier di Jepang.

 

​"Kami telah membangun kerja sama dengan pihak pengelola. Mereka memfasilitasi anak-anak Banten agar memiliki kesempatan yang sama untuk mendapatkan pendidikan dan pelatihan yang berkualitas di sini," jelasnya. (din).