DMI Tangsel Gandeng Disperkimta Latih Pemulasaran Jenazah Jadi Profesional

\nPetugas pemulasaran jenazah (Amil) di tengah masyarakat sangat dibutuhkan. Sementara jumlahnya sangat sedikit, ini yang mendorong Pemkot Tangsel gencar melakukan bimbing...

DMI Tangsel Gandeng Disperkimta Latih Pemulasaran Jenazah Jadi Profesional
Bacakan Artikel
\n\n\n\n

\"Karena jumlah penduduk Tangsel semakin banyak, kami akan terus berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait dari perangkat desa sampai kota agar program ini dapat berjalan sesuai dan seharusnya.\" imbuhnya.

\n\n\n\n

Ketua DMI Tangsel Heli Slamet mengatakan bimtek pemulasaran jenazah dilakukan rutin setiap tahun dengan jumlah peserta mencapai 350 orang. Dibagi menjadi dua gelombang. Pertama pada 14 November 200 orang dan gelombang kedua 22 November 150 orang.

\n\n\n\n

“Pada tahun 2022, sebanyak 420 peserta dilakukan dari kecamatan ke kecamatan. Dengan peserta per kecamatan 60 orang. Sedangkan saat ini per kecamatan 50 orang,” tutur Ustad Heli Slamet.

\n\n\n\n

Tujuan dari bimtek memberikan peningkatan bagi Amil serta kaderisasi calon amil. Bagi yang sudah Amil, harus menjadi amil profesional dengan mengikuti syariat pemulasaran jenazah.

\n\n\n\n

“Sedangkan bagi calon Amil untuk kaderisasi di mana Amil  yang sudah ada, banyak yang sepuh maka perlu ada pengganti. Perlu ada penambahan.  Sebab terkadang di lingkungan sedang ada yang berduka, sementara Amil tidak ada karena sedang ada aktivitas di luar,” tambah Heli.

Lanjut ke Halaman 3
Pilih Halaman: