Disperindag Akhirnya Temui Paguyuban PKL Alun-Alun Kota Kediri, Pedagang Minta Bantuan Modal Usaha

\nKOTA KEDIRI, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Kediri akhirnya menemui Paguyuban Pedagang Kaki Lima (PKL), guna membahas kelanjutan pembangunan alun-alun, Rabu (1...

Disperindag Akhirnya Temui Paguyuban PKL Alun-Alun Kota Kediri, Pedagang Minta Bantuan Modal Usaha
Bacakan Artikel
\n\n\n\n

\"Oleh karena itu pemerintah Kota Kediri memberi perhatian lebih kepada teman-teman PKL. Dimana salah satunya pada malam hari ini mereka meminta bantuan modal agar bisa tetap survive. Tetap bertahan sampai menunggu pembangunan selesai,\" tambah ia.

\n\n\n\n

Mereka minta bantuan moda Rpl 2 juta hingg Rp 2,5 juta per orang dalam setahun. Serta menggratiskan retribusi kebersihan. Usulan lain  dari mereka yang direlokasi berada di barat Hotel Bismo  biar listrik gratis.

\n\n\n\n

\"Jadi usulan-usulan tadi itu akan coba kita sampaikan ke pimpinan untuk mendapatkan atensi. Nanti hasilnya akan kita sampaikan kembali kepada mereka apa yang jadi keputusan dari pemerintah Kota Kediri,\" jelasnya.

\n\n\n\n

Ketua Paguyuban PKL  kota Kediri Subagyo menyampaikan, harapan para pedagang  diberikan bantuan modal. Jumlahnya menyesuaikan dagangannya, antara Rp. 2 juta hingga Rp  2,5 juta.

\n\n\n\n

Hal lain ia sampaikan  jelang libur Natal dan Tahun Baru (Nataru), dirinya telah  didatangi pihak Polres Kediri Kota. Terkait rencana pendirian Pos Nataru di depan pintu masuk Alun-Alun yang rencananya dimulai 16 Desember mendatang

Lanjut ke Halaman 3
Pilih Halaman: