Cuaca Ekstrem dan Banjir Ganggu Operasional KA, Jalur Sragi–Pekalongan Mulai Berangsur Normal

\nPT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pelanggan atas terganggunya perjalanan kereta api akibat cuaca ek...

Cuaca Ekstrem dan Banjir Ganggu Operasional KA, Jalur Sragi–Pekalongan Mulai Berangsur Normal
Bacakan Artikel
\n\n\n\n

Meski demikian, akibat keterlambatan perjalanan yang cukup tinggi serta demi mengutamakan keselamatan dan kenyamanan pelanggan, KAI terpaksa membatalkan beberapa perjalanan kereta api yang melintasi wilayah Daop 7 Madiun pada Senin (19/1/2026). Kereta api yang dibatalkan antara lain KA Gajayana (KA 35) relasi Malang–Gambir dengan jadwal keberangkatan pukul 14.55 WIB, KA Gajayana Tambahan (KA 7001A) relasi Malang–Gambir pukul 18.25 WIB, serta KA Gajayana Tambahan relasi Gambir–Malang dengan keberangkatan pukul 00.10 WIB.

\n\n\n\n

Tohari menegaskan bahwa hingga saat ini tidak terdapat pembatalan perjalanan kereta api yang berangkat awal dari wilayah Daop 7 Madiun.

\n\n\n\n

Sebagai bentuk tanggung jawab kepada pelanggan yang terdampak, KAI Daop 7 Madiun memberikan kompensasi berupa pengembalian bea tiket sebesar 100 persen di luar biaya pemesanan. Pengajuan pengembalian dapat dilakukan paling lambat tujuh hari sejak tanggal pembatalan, baik bagi pelanggan yang tidak melanjutkan perjalanan akibat pembatalan, pengalihan rute, maupun rekayasa operasi, termasuk tiket terusan dan pulang-pergi.

\n\n\n\n

Proses pengembalian bea tiket dapat dilakukan melalui loket stasiun atau Contact Center 121, baik melalui telepon maupun layanan VOIP pada aplikasi Access by KAI.

\n\n\n\n

“Kami mengapresiasi pengertian dan kesabaran seluruh pelanggan. KAI Daop 7 Madiun akan terus menyampaikan perkembangan kondisi operasional secara berkala. Kami kembali memohon maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi akibat faktor cuaca dan kondisi alam,” pungkas Tohari. (lik).

Lanjut ke Halaman 3
Pilih Halaman: