Catatan di Ujung Tahun

\nOleh: Yakub F. IsmailKetua Umum IMO-Indonesia\n\n\n\nTak terasa tahun 2025 sebentar lagi akan berakhir. Tahun ini dapat dibaca sebagai fase transisi penuh ujian bagi Indonesia.\n\n\n\nSetelah melewati berbag...

Catatan di Ujung Tahun
Bacakan Artikel
\n\n\n\n

Dalam praktiknya, dominasi elite masih tampak kuat dalam semangat demokratisasi, belum lagi ditambah dengan melemahnya oposisi efektif, serta pragmatisme politik menjadi kritik yang mengemuka.

\n\n\n\n

Kondisi tersebut menuntut refleksi serius tentang kualitas representasi rakyat. Menuju 2026, tantangan politik bukan lagi soal stabilitas semata, melainkan keberanian membangun demokrasi yang sehat, terbuka terhadap kritik, dan memberi ruang partisipasi publik yang bermakna.

\n\n\n\n

Menyambut 2026: Dari Refleksi ke Aksi

\n\n\n\n

Pelajaran yang dipetik di 2025 begitu penting untuk direnungkan. Dari refleksi tersebut menunjukkan satu benang merah: Indonesia tidak dalam kekurangan regulasi atau sumber daya, melainkan kekurangan keteladanan, konsistensi, dan keberanian mengambil keputusan yang berpihak pada kebenaran.

\n\n\n\n

Tahun 2026 harus menjadi momentum emas untuk kembali mengoreksi kekurangan dan kelemahan yang ada.

\n\n\n\n

Perlu dilakukan penguatan hukum, penyeimbangan ekonomi, penguatan solidaritas sosial, hingga pematangan demokrasi itu sendiri.

\n\n\n\n

Akhirnya, harapan publik tidak bisa lagi dijawab dengan sekadar mengandalkan retorika. Publik mengharap kerja nyata, integritas yang tinggi, dan keberanian untuk menciptakan kondisi menjadi lebih baik.

\n
Pilih Halaman: