HARIANRAKYAT.ID, KOTA TANGSEL-Walikota Tangsel Benyamin Davnie mengaku prihatin atas terjadinya bentrok antar pemuda di Jalan Sandratex, Rempoa Ciputat Timur, Minggu (6/7/2023) hingga satu di antara mereka meninggal dunia.
Atas insiden itu, pihaknya memerintahkan jajaran di bawah, Camat dan kewilayahan untuk melakukan patroli secara intens dengan mengatur waktu dan titik lokasi.
“ Saya meminta kepada Satpol PP dan kewilayahan melakukan patroli pada jam tertentu dan tempat tertentu. Kami juga meminta lurah camat dan koramil serta polsek untuk mencari solusi di lapangan seperti apa,” ujar Bang Ben sapaan akrabnya, Senin (7/8/2023).
Atas insiden itu, dirinya langsung berkomunikasi dengan berbagai pihak untuk melakukan apa yang harus diupayakan agar insiden seperti ini tidak terulang kembali.
“Kami juga tugaskan Dewan Pendidikan, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan serta beberapa teman-teman apa yang harus kita lakukan. Apakah buat intruksi atau edaran. Ada langkah konkret yang ingin kita dorong ke tengah masyarakat,” imbuhnya.
Soal masalah pihaknya belum mendapatkan informasi secara utuh. Namun apapun itu, jika sudah ada korban menurutnya pelaku perlu dilakukan upaya hukum.
“Masalanya tidak ketahuan, tapi bagaimanapun pelaku karena sudah ada korban nyawa harus ditegakkan hukum,” jelas Benyamin.
Sementara itu, Lurah Rempoa Hendra Pratama menjelaskan, bahwa tidak ada bentrok. Dari informasi yang didapat, enam anak bertemu di lokasi. Yang kemungkinan melalui alat komunikasi untuk bertemu di satu titik.
“Tidak ada bentrok, jadi mereka berenam satu lawan satu, dan menurut warga di lokasi, seperti anak sedang bermain berantem-beranteman. Jadi tidak ada yang mengira mereka berantem sungguhan. Dan juga tidak ada yang membawa sajam,” jelasnya.
Camat Ciputat Timur Hamdani HS juga menyampaikan, telah memerintahkan kepada seluruh lurah dalam apel Senin pagi.
“Untuk melakukan langkah-langkah pengendalian di wilayah dan aktifkan pos rondanya dan kordinasi dengan Bhabinkamtibmas dan Babinsa serta patroli di wilayah terutama di daerah rawan,” jelasnya.
Sebelumnya diberitakan seorang pelajar berinisial MAF (16) tewas usai terlibat bentrokan antar dua kelompok remaja, di Jalan Sandratex, RT 03/01, Rempoa, Ciputat Timur, Kota Tangsel.
Bentrokan yang terjadi pada, Minggu (6/8/2023), pukul 00:30 WIB, membuat siswa Kelas 11 SMKN 7 Tangsel itu ditemukan tergeletak dengan luka di bagian wajah, lutut, siku dan tangannya. (din).



