HARIANRAKYAT.ID- Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional (GSN) bersama BP Taskin menyerahkan bantuan becak listrik dari Presiden RI Prabowo Subianto kepada warga Kota Tangerang.
Ketua GSN Letjen (Purn) Teguh Arief menuturkan, penyerahan bantuan becak listrik adalah program inisiatif dan perhatian Presiden Prabowo kepada pengemudi becak. “Saat beliau menjadi Menhan melihat ada seorang pengemudi becak yang usianya sudah lanjut, beliau berinisiatif kemudian memerintahkan PT LEN untuk berkreasi membuat becak listrik sehingga meringankan para pengemudi becak dan diharapkan dengan meringankan pengemudi becak tersebut, mereka pengemudi becak mendapatkan penghasilan yang lebih,” ungkap Teguh di Gedung MUI Kota Tangerang, Jumat 14 November 2025.
Pemberian bantuan becak listrik dari Presiden Prabowo Subianto telah dilaksanakan di berbagai Kota di Indonesia. Saat ini di Kota Tangerang dibagikan sebanyak 200 unit becak listrik. “Yang sudah diserahkan 140, sisanya menyusul, bantuan ini berasal dari dana pribadi Presiden bukan menggunakan APBN,” ujarnya.
Ssmentara Deputi bidang percepatan, pemberdayaan kapasitas dan penyediaan akses Novrizal Tahar mengatakan, bantuan becak listrik ini adalah merupakan bantuan langsung dari pribadi Presiden Prabowo Subianto, yang disalurkan melalui YGSN.
BP Taskin, Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan yang merupakan unit kerja Presiden, juga berfungsi memfasilitasi dan memastikan bantuan becak listrik ini sampai kepada penerima manfaat yang tepat sasaran.
“Kami sampaikan juga bahwa Bapak Presiden itu punya komitmen yang sangat kuat, keberpihakan yang sangat kuat terhadap persoalan-persoalan pengentasan kemiskinan. Ini bisa kita lihat dari program-program besar beliau dan juga target-target. Jadi, kemiskinan ekstrem itu harus 0% di akhir tahun 2026. Kemudian kemiskinan relatif itu di angka tinggal 4,5% sampai 5% di tahun 2029. Sekarang masih di angka 8,47%,” ungkapnya.
Dukungan bantuan becak listrik ini tentu diharapkan dapat menyelesaikan persoalan-persoalan pengentasan kemiskinan, baik itu kemiskinan ekstrem maupun juga kemiskinan relatif. “Karena dengan demikian, mereka mungkin tenaganya lebih hemat, yang mungkin tadi jam kerjanya cuma sedikit, dengan mereka menggunakan becak listrik ini jam kerjanya bisa lebih panjang sehingga penghasilannya bisa lebih baik,” ujarnya.
Pihaknya berharap upaya-upaya target penghilangan kemiskinan ekstrem itu bisa dicapai dan penurunan kemiskinan itu juga bisa segera terlaksana dengan baik. “Kira-kira mungkin begitu,” ujarnya.
Asda I Pemkot Tangerang Deni Koswara mengatakan, kepada penerima manfaat agar dapat memanfaatkan bantuan becak listrik dengan penuh rasa syukur.(adt)



