back to top
BerandaBantenPendampingan UNPAM Tingkatkan Efektivitas UMKM Anyaman Desa Tegal Maja

Pendampingan UNPAM Tingkatkan Efektivitas UMKM Anyaman Desa Tegal Maja

HARIANRAKYAT.ID, SERANG –Desa Tegal Maja, Kecamatan Kragilan, Kabupaten Serang, Provinsi Banten, yang dikenal sebagai salah satu pusat kerajinan anyaman, kini menunjukkan arah transformasi menuju penguatan tata kelola usaha yang lebih modern dan berkelanjutan.

Melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM), Kelompok 4 Program Magister Manajemen Universitas Pamulang (UNPAM) melaksanakan pendampingan bertema “Pendampingan Pengelolaan Karyawan dalam Meningkatkan Efektivitas UMKM Kerajinan Anyaman” pada Minggu, 24 Mei 2026.

Kegiatan ini melibatkan mahasiswa S2MM004 yang terdiri dari Andriatna Aat, Indah Febrianti, Tri Mutia, dan Uray Putra Apriansyah, di bawah bimbingan akademik Dr. Rian Sri Rahayu, S.Si., S.Pd., M.Pd. serta Dr. Mukhlis Catio, M.Ed.

Dalam perspektif akademis, pengelolaan sumber daya manusia (SDM) menjadi faktor determinan dalam peningkatan efektivitas usaha mikro kecil menengah (UMKM). Hal ini menjadi fokus utama kegiatan PkM, mengingat sebagian besar pelaku usaha anyaman di Desa Tegal Maja masih mengandalkan pola manajemen tradisional berbasis kekeluargaan.

Pendekatan yang ditawarkan tim UNPAM menekankan pentingnya, struktur kerja yang lebih sistematis, pembagian tugas yang jelas, peningkatan produktivitas tenaga kerja.

Kegiatan yang dihadiri oleh Kepala Desa Tegal Maja, H. Muhamad Ihsan, serta para pelaku UMKM ini berlangsung interaktif. Antusiasme peserta terlihat dalam sesi diskusi dan tanya jawab yang membahas tantangan nyata di lapangan, seperti keterbatasan manajemen produksi, pemasaran, hingga pengelolaan tenaga kerja.

Secara akademis, interaksi tersebut mencerminkan proses transfer pengetahuan (knowledge transfer) yang efektif antara perguruan tinggi dan masyarakat.


Desa Tegal Maja memiliki potensi besar sebagai sentra kerajinan anyaman yang tidak hanya kompetitif di pasar lokal, tetapi juga berpeluang menembus pasar nasional hingga internasional. Dengan penguatan manajemen SDM dan strategi usaha berbasis inovasi, UMKM di wilayah ini diharapkan mampu meningkatkan daya saing secara berkelanjutan.

Sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah desa, dan pelaku UMKM menjadi fondasi penting dalam membangun ekosistem ekonomi kreatif berbasis masyarakat. (*).

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -spot_img
Komentar Terbaru
Must Read
Related News