Tangerang Selatan – Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) memastikan bahwa rekrutmen Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) 2024 akan memrioritaskan honorer tenaga teknis.
Diketahui, jumlah honorer di Tangsel mencapai sekira 9 ribuan pekerja dengan keterangan tak seluruhnya tercatat dalam data Badan Kepegawaian Negara (BKN).
Pejabat Sementara (Pjs) Wali Kota Tangsel Tabrani mengatakan, rekrutmen PPPK 2024 akan lebih diprioritaskan bagi tenaga teknis yang tersebar di berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
“Yang jelas menurut laporan sementara, yang banyak itu besok untuk tenaga teknis di OPD-OPD,” katanya, Jumat (18/10/24).
Menurut dia, formasi untuk guru dan tenaga kesehatan tak lagi dibuka terlalu signifikan karena telah direkrut penuh pada seleksi-seleksi sebelumnya.
“Kalau guru sudah hampir tuntas, hanya tinggal puluhan. Kalau untuk guru honorer yang ada di sekolah negeri ya, itu tinggal puluhan. Yang lainnya itu memang untuk tenaga-tenaga teknis, administrasi,” jelas pejabat yang juga aktif sebagai Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten itu.
Dikatakannya, seluruh honorer yang terdata dalam BKN nantinya berhak mengikuti seleksi PPPK 2024. Bagi yang lulus, secara otomatis akan masuk kategori P3K penuh waktu, sedang yang tidak lulus akan ditampung dalam P3K paruh waktu.
“Penuh waktu gajinya tentu distandarkan, kalau paruh waktu existing sesuai dengan kemampuan daerah. Tetapi informasi yang saya dapat, mereka baik penuh waktu atau paruh waktu itu dua-duanya sudah punya nomor induk kepegawaian,” pungkasnya.
Berdasarkan data Forum Honorer Indonesia (FHI) Kota Tangsel, jumlah honorer aktif dan terdata di BKN mencapai 6.805 orang, sedang honorer yang aktif namun tidak terdata di BKN berjumlah 2.823 orang. (adv).



