back to top
HARIANRAKYAT.ID Mengucapkan Selamat Tahun Baru Islam 1447 - 2025
HARIANRAKYAT.ID Mengucapkan Selamat Natal 25 Desember 2025 - dan Tahun Baru 2026 2025
BerandaTangerang RayaLewat Halbi, PWSTS Tegaskan Peran Budaya Dalam Pembangunan Daerah

Lewat Halbi, PWSTS Tegaskan Peran Budaya Dalam Pembangunan Daerah

HARIANRAKYAT.ID, TANGSEL — Dinamika kebudayaan lokal dalam ruang urban kembali menemukan artikulasinya melalui perhelatan Paguyuban Warga Sunda Tangerang Selatan (PWSTS). Mengusung tema “Riung Mumpulung Silaturahmi Dina Raraga”, sekaligus halal bihalal serta milangkala ke-15, di Blandongan, Sabtu (9/5/2026).

Wali Kota Tangerang Selatan, Benyamin Davnie, saat menyampaikan sambutan mencoba menggunakan bahasa Sunda sebagai bentuk penghormatan kultural. Meski sempat mengalami jeda artikulasi akibat perbedaan dialek antara Sunda Tangerang dan Sunda Priangan. Upaya tersebut mencerminkan kesadaran simbolik akan pentingnya bahasa sebagai identitas.

“Mohon maaf lahir dan batin serta selamat ulang tahun PWSTS yang ke lima belas,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi terhadap kontribusi warga Sunda dalam pembangunan daerah. Kehadiran komunitas ini dinilai tidak hanya memperkaya keragaman sosial, tetapi juga memperkuat pondasi pembangunan berbasis budaya.

Sementara itu, Ketua PWSTS, Dudung E Diredja, menegaskan bahwa momentum ini menjadi titik refleksi sekaligus proyeksi masa depan. Ia menekankan pentingnya regenerasi dalam pelestarian budaya Sunda, terutama di tengah arus globalisasi yang berpotensi menggerus identitas lokal.

“Kita ingin melestarikan budaya Sunda yang ada di Tangsel, tidak hanya untuk generasi sekarang tetapi juga generasi muda. Jangan sampai budaya lokal, baik Sunda, Betawi, maupun lainnya, terkikis oleh pengaruh luar,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Dudung menegaskan bahwa pembangunan daerah idealnya berakar pada nilai-nilai budaya sebagai identitas kolektif. Tanpa keterlibatan masyarakat dari berbagai latar belakang suku, pembangunan tidak akan berjalan optimal.

“Pelestarian budaya tidak dapat berdiri sendiri, melainkan harus bersinergi dengan seluruh elemen masyarakat lintas etnis. Tangerang Selatan sebagai kota heterogen menuntut pendekatan kolaboratif dalam pembangunan,” sambungnya.

Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan bahwa populasi warga Sunda di Tangerang Selatan menempati posisi signifikan, yakni sekitar 500 ribu jiwa.

“Secara demografis, angka ini menempatkan etnis Sunda sebagai salah satu kekuatan sosial yang strategis dalam konstruksi budaya kota, setelah Jawa, Minangkabau, dan Betawi,” tegas mantan Sekretaris Daerah Kota Tangsel itu.

Rangkaian acara turut dimeriahkan dengan pertunjukan seni tradisional seperti rampak sekar, angklung dan jaipongan. Kesenian tersebut tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, tetapi juga sebagai medium simbolik yang merepresentasikan harmoni, kebersamaan dan estetika kolektif masyarakat Sunda.

Secara filosofis, nilai-nilai Sunda yang diusung dalam kegiatan ini berakar pada prinsip silih asah, silih asih, silih asuh. Sebuah etika sosial yang menekankan pentingnya saling mengasah pengetahuan, saling mengasihi dan saling membimbing.

“Nilai ini menjadi pondasi moral dalam menjaga kohesi sosial di tengah keberagaman,” tambahnya.

Wakil Ketua Panitia Haris Jaya Prawira, menambahkan bahwa kegiatan ini sengaja dirancang inklusif dengan melibatkan berbagai unsur masyarakat di luar komunitas Sunda. Hal ini dimaksudkan untuk memperkuat semangat kebangsaan dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Kami ingin menjadikan momen ini sebagai ruang bersama lintas budaya, agar seluruh elemen masyarakat dapat berkontribusi dalam pembangunan melalui pendekatan kebudayaan,” ujarnya.

Dengan demikian, perhelatan ini tidak hanya menjadi perayaan identitas etnis, tetapi juga manifestasi dari integrasi budaya dalam pembangunan daerah.

Tangerang Selatan, dalam konteks ini, tampil sebagai laboratorium sosial di mana keberagaman tidak sekadar dirayakan, melainkan dijadikan fondasi strategis menuju kota yang inklusif, berbudaya, dan berkelanjutan. (din).

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -spot_img
Komentar Terbaru
Must Read
Related News