HARIANRAKYAT.ID, PADANG – Persik Kediri memastikan diri tetap berlaga di kasta tertinggi sepak bola Indonesia musim depan setelah meraih kemenangan meyakinkan 3-0 atas Semen Padang FC pada pekan ke-32 BRI Super League di Stadion GOR Haji Agus Salim, Jumat (8/5/2026).
Kemenangan penting tersebut menjadi penentu bagi Macan Putih untuk bertahan di level tertinggi kompetisi Liga Indonesia musim depan. Persik tampil dominan sejak awal laga dan mampu memanfaatkan setiap peluang dengan efektif.
Tim tamu langsung membuka keunggulan cepat pada menit ketiga melalui striker asal Spanyol, Jose Enrique. Berawal dari skema tendangan bebas yang dikirim Adrian Luna ke depan gawang, Jose Enrique sukses menyambar bola dan menaklukkan penjaga gawang Semen Padang.
Gol cepat tersebut membuat Persik semakin percaya diri mengendalikan jalannya pertandingan. Sementara Semen Padang kesulitan keluar dari tekanan tinggi yang diterapkan skuad asuhan Marcos Reina Torres. Skor 1-0 bertahan hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, Persik kembali menunjukkan efektivitas serangan mereka. Jose Enrique mencatatkan brace pada menit ke-52 setelah memanfaatkan umpan matang dari Telmo Castanheira.
Hanya berselang dua menit, Persik menambah keunggulan menjadi 3-0 lewat gol Adrian Luna. Pemain asal Uruguay itu berhasil menyelesaikan umpan datar Ernesto Gomez tanpa kawalan berarti di depan gawang Semen Padang.
Usai pertandingan, Marcos Reina Torres mengaku puas dengan penampilan anak asuhnya. Menurutnya, laga menghadapi tim papan bawah tetap memiliki tingkat kesulitan tersendiri karena dapat memengaruhi fokus pemain.
“Kami tahu ini pertandingan yang sangat penting bagi kami. Kami datang untuk mendapatkan tiga poin. Pertandingan seperti ini bisa berbahaya karena pemain bisa berpikir lawan sudah tidak punya motivasi. Tapi kami datang dengan mentalitas yang tepat sejak awal,” ujarnya.
Marcos menilai strategi pressing tinggi yang diterapkan sejak menit awal menjadi salah satu faktor utama kemenangan Persik. Ia menyebut timnya telah mengantisipasi berbagai kemungkinan perubahan taktik dari Semen Padang.
“Kami siap menghadapi mereka jika bermain dengan back four maupun back five. Saat kami melakukan pressing tinggi, mereka kesulitan. Di babak kedua kami lebih agresif dan lebih nyaman menguasai bola,” katanya.
Meski sudah aman dari ancaman degradasi, Marcos memastikan Persik tetap memburu hasil maksimal dalam dua laga tersisa musim ini melawan Persebaya Surabaya dan Persija Jakarta.
“Kami profesional dan ingin memenangkan setiap pertandingan. Dua laga berikutnya juga penting bagi suporter,” tambahnya.
Sementara itu, pemain Persik Supriadi mengatakan kemenangan atas Semen Padang merupakan hasil kerja keras dan persiapan matang seluruh tim selama sepekan terakhir.
“Semua pemain dan ofisial pelatih sudah mempersiapkan pertandingan ini dengan baik. Kami tidak hanya ingin bermain bagus dan mendapat hasil seri, tapi juga ingin menang,” tandasnya. (lik).



