HARIANRAKYAT.ID, KOTA TANGSEL — Ketua Harian Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kota Tangerang Selatan, KH Sobron Zayyan, menggulirkan gagasan strategis bertajuk “Kota Qurani Modern” dalam Rapat Kerja ke-17 LPTQ Tangsel, di Hotel Nite & Day, Serpong Utara, Selasa (23/12/2025).
Gagasan tersebut disampaikan sebagai upaya memperkuat pembinaan Al-Qur’an yang adaptif dengan perkembangan zaman, tanpa meninggalkan nilai-nilai religius.
Pimpinan Pondok Pesantren Al Qur’anniyah, Pondok Aren, itu menjelaskan bahwa konsep Kota Qurani Modern dapat diwujudkan melalui pembentukan “Kampung Qurani” di setiap kecamatan di Kota Tangerang Selatan.
Menurutnya, Kampung Qurani diharapkan menjadi ruang pembinaan Al-Qur’an yang hidup di tengah masyarakat, sekaligus menjadi benteng moral dan spiritual.
“Jika konsep ini diterapkan, Insya Allah masyarakat akan dijauhkan dari berbagai musibah dan azab Allah. Ini juga menjadi ikhtiar mewujudkan Tangsel sebagai kota yang cerdas, modern, dan religius,” ujarnya.
KH Sobron menegaskan, realisasi program tersebut membutuhkan dukungan dan sinergi seluruh komponen di Kota Tangsel, mulai dari pemerintah daerah, lembaga keagamaan, hingga masyarakat. Sebab, kemuliaan Al-Qur’an harus dijaga dan diperkuat melalui gerakan bersama.
Dalam kesempatan itu, ia juga menyoroti peran LPTQ Provinsi Banten agar lebih responsif terhadap aspirasi LPTQ kabupaten dan kota. Menurutnya, apabila masukan dari daerah tidak diakomodasi dengan baik, kualitas pembinaan dan prestasi Al-Qur’an di Banten berpotensi menurun.
“LPTQ Banten pernah menjadi rujukan nasional. Aspirasi dari daerah harus didengar agar kualitas itu bisa kembali kita bangun bersama,” tegasnya.
Ia menambahkan, berbagai LPTQ di kabupaten dan kota se Banten juga menyampaikan keluhan serupa. Karena itu, dibutuhkan komunikasi yang intens dan kebijakan yang inklusif agar pengembangan Tilawatil Qur’an di Banten semakin maju dan bermutu. (din).



