HARIANRAKYAT.ID, KOTA TANGSEL- FKUB Tangsel menggelar Tasyakuran HUT Ke 79 Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) ke-79 dan Hari Jadi FKUB ke 15. Berlangsung di Gedung Kelembagaan Jalan Siliwangi no 2, Pamulang, Kota Tangsel, Senin (19/8/2024).
Turut hadir pengurus harian FKUB Tangsel, perwakilan dari lintas agama, Satpol PP, Kejari Tangsel, Polres Tangsel, Kodim 0506, Ketua Umum MUI Tangsel KH Saidih dan tamu undangan yang lain.
Asisten Daerah Satu Kota Tangsel Chaerudin mengatakan perayaan kemerdekaan bukan hanya sekedar momen historis. Tapi juga momen reflektif bagi semua. Kemerdekaan yang telah diperjuangkan dengan darah dan air mata oleh para Pahlawan 79 tahun yang lalu.
“Harus kita maknai dengan menjaga persatuan, memupuk toleransi, serta memperkuat kebersamaan diantara seluruh komponen bangsa,” ujarnya.
Terlebih lagi dalam suasana Kebhinekaan yang dimiliki, peran FKUB sangatlah penting dalam menjaga dan memelihara kerukunan antar umat beragama di Tangsel.

“Sebagai organisasi yang berdiri sejak 15 tahun yang lalu, FKUB Kota Tangsel telah menunjukan kontribusi nyata dalam menciptakan suasana harmonis di tengah masyarakat yang beragam,” imbuhnya.
Kerukunan yang terjalin dengan baik antara umat beragama adalah salah satu pilar utama dalam menjaga stabilitas sosial dan semua berhutang Budi kepada FKUB yang terus berupaya menjaga dan memelihara nilai-nilai.
“Kota Tangsel semakin hari selain menunjukan kemajuan berbagai bidang. Pembangunan yang terus berlangsung baik dari segi infrastruktur, ekonomi maupun sosial membawa dampak positif yang signifikan kenyamanan hidup masyarakat,” bebernya.
Semakin maju sebuah kota, semakin besar pula tantangan dalam menjaga keharmonisan sosialnya. Oleh karena itu bersama-sama untuk menjaga bahwa kemajuan yang dicapai diiringi dengan rasa nyaman dan aman bagi semua umat beragama.
“Tangsel harus menjadi contoh bagaimana sebuah kota yang terus berkembang tetap mampu menjaga toleransi dan kerukunan di antara warganya. Inilah yang membuat Tangsel semakin maju dah semakin nyaman untuk dihuni oleh siapa tanpa memandang latar belakang agama atau kepercayaan,” pesannya.
Dirinya juga memberikan apresiasi kepada FKUB atas segala dedikasi dan kerjakerasnya selama 15 tahun terkahir. Keberhasilan dalam menjaga kerukunan antatumat beragama di Kota Tangsel tidak lepas dari peran FKUB yang selalu aktif dalam mediasi, dialog serta berbagai kegiatan memperkuat toleransi dan kebersamaan di masyarakat.
“Saya berharap kedepannya FKUB semakin kuat dan solid dalam menjalankan fungsinya. Mari kita jadikan peringatan hari ulang tahun kemerdekaan RI yang ke 79 dan hari jadi FKUB ke 15 sebagai momentum untuk mempererat persatuan dan kesatuan, serta untuk terus berinovasi dalam menjaga keharmonisan sosial di tengah keberagaman yang ada,” tandasnya.Â

Ketua FKUB Tangsel Dr Fachruddin Zuhri menyampaikan capaian selama dirinya memimpin. Keberhasilan ini juga perlu dilanjutkan agar paripurna dan konstan keberadaan FKUB di tengah masyarakat Tangsel yang sangat heterogen dan majemuk ini. Capaian dari 2020-2024Â
Dirinya membagi momen dalam setiap tahu. Tahun 2020 sebagai awal merajut perjuangan, tahun 2021 momentum menyemai kebersamaan, tahun 2022 penguatan persaudaraan dan 2023 kesempatan berlari dalam kebersamaan serta 2024 sebagai puncak kebersamaan.
“Kekompakan pengurus FKUB ditampilkan sedemikian rupa, hingga tidak jarang mengundang decak kagum berbagai kalangan. Sampai di sini, framing FKUB awal sebagai organisasi yang mengawal kerukunan umat beragama dengan memperkuat konsolidasi kepengurusan, cukuplah berhasil,” ujarnya.
Dirinya berkomitmen dalam merawat keragaman dan keharmonisan dalam kebhinekaan. Maka perlu dilanjutkan untuk kepemimpinan. Dirinya juga siap untuk selalu konsisten agar kondusifitas wilayah Tangsel tetap dirasakan.
“Maka untuk tetap melanjutkan keharmonisan dalam keragaman tetap dilanjutkan jangan sampai mudah berganti-ganti kepengurusan,” pesannya.
Sementara itu data rekomendasi rumah ibadah yang telah diterbitkan oleh FKUB sejak 2019-2024, tahun 2020 masjid ada 8 titik, gereja empat, tahun 2021 masjid 23 titik, gereja 1 titik, tahun 2022 masjid 12 titik dan gereja satu titik.
Tahun 2023 masjid 12 titik, tahun 2204 masjid 9 titik, gereja satu titik dan pita satu titik. Totalnya 72 rekomendasi. 64 masjid, 7 gereja dan 1 pura. (din).



