HARIANRAKYAT.ID, KOTA KEDIRI – Kepala Kepolisian Daerah Jawa Timur (Kapolda Jatim), Irjen Pol Drs. Nanang Avianto, bersama sejumlah Pejabat Utama Polda Jatim, melakukan kunjungan ke Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI), KH Anwar Iskandar, di Kota Kediri, Kamis (10/4/2025).
Kunjungan ini bertujuan untuk mempererat hubungan antara ulama dan umara serta untuk memantau situasi keamanan dan ketertiban masyarakat pasca-libur Lebaran.
Dalam kunjungannya, Kapolda Jatim didampingi oleh sejumlah pejabat penting, di antaranya Kapolres Kediri Kota, Kapolres Kediri, Forkopimda Kota Kediri, Karumkit Bhayangkara Kediri, serta Danbrigif 16 Wira Yudha Kediri. Kegiatan ini merupakan upaya untuk menjaga kondusivitas dan memperkuat sinergi antara Polri dan ulama dalam menciptakan keamanan yang lebih baik di Jawa Timur.
Kapolda Jatim, Irjen Pol Drs. Nanang Avianto, menyampaikan rasa terima kasihnya atas sambutan hangat dari KH Anwar Iskandar dan berharap agar wilayah Polda Jawa Timur selalu diberikan lindungan Allah, sehingga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif.
“Kami mengucapkan terima kasih sudah diterima, dan mohon doa restu agar wilayah Polda Jawa Timur selalu diberkahi dan tetap aman,” ujarnya.
Sementara itu, KH Anwar Iskandar, Ketua Umum MUI, juga mengungkapkan rasa terima kasih atas kunjungan Kapolda Jatim dan rombongan ke Ponpes Al Amin Ngasinan.
“Doa kami agar wilayah Jawa Timur selalu kondusif dan selalu aman,” ujar KH Anwar.
Ia juga berharap agar Polri, khususnya di Jawa Timur, memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, dengan menjaga rasa keamanan dan keadilan.
Kapolres Kediri Kota, AKBP Bramastyo Priaji, yang turut mendampingi Kapolda Jatim, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari agenda silaturahmi kepada ulama.
“Siang ini kami mendampingi Bapak Kapolda Jatim dalam silaturahmi ke Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia,” ujar AKBP Bramastyo.
AKBP Bramastyo menambahkan bahwa kunjungan Kapolda Jatim ini adalah bentuk nyata sinergitas antara ulama dan umara, yang harus terus dijaga dan ditingkatkan demi menjaga kondusifitas, baik di Jawa Timur maupun di Indonesia secara keseluruhan.
“Kunjungan ini menjadi bagian penting dari upaya menjaga stabilitas keamanan pasca Lebaran, serta memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam menciptakan masyarakat yang aman dan religius,” tutupnya. (lik).



