HARIANRAKYAT.ID, Tangsel – Suasana haru dan penuh kebahagiaan menyelimuti Masjid Agung Al-Mujahidin, Pamulang, Tangerang Selatan, Sabtu (14/6/2025).
Sebanyak 220 jemaah haji yang tergabung dalam Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH) Yayasan Daarul Hikmah Pamulang akhirnya tiba di tanah air dengan selamat dan disambut hangat oleh keluarga serta pihak yayasan.
Kedatangan jemaah ini merupakan bagian dari kloter JKG 8 yang mendarat di Bandara Soekarno-Hatta pukul 11.00 WIB.
Media berkesempatan mengikuti prosesi penyambutan yang dipimpin langsung oleh KH Saidih, selaku Pembina Yayasan Daarul Hikmah, di dampingi Ketua Yayasan Daarul Hikmah H Haryadi di pelataran Masjid Al-Mujahidin yang berada di kawasan Alun-alun Pamulang.
Para jemaah tampak ceria, mengenakan pakaian serba putih dengan barang bawaan yang tertata rapi. Mereka disambut antusias oleh keluarga yang telah menunggu dengan penuh rindu.
Para keluarga pun sigap membantu membawa barang-barang sekaligus mengikuti proses pendataan yang dilakukan oleh pihak KBIH.
“Jumlah jemaah kami 220 orang, tergabung dalam kloter 8. Alhamdulillah, semuanya berangkat dan pulang dalam keadaan utuh,” ujar KH Saidih penuh syukur.
Sementara itu, total jemaah haji asal Kota Tangerang Selatan tahun ini mencapai 1.632 orang. Proses ibadah mereka di tanah suci berjalan lancar dan tertib.
Petugas Haji Bimbad Sektor asal Tangsel, Azharul Fuad, dalam keterangannya melalui pesan digital pada Rabu (11/6/2025) menyampaikan bahwa seluruh jemaah asal Tangsel dalam kondisi sehat dan telah menyelesaikan sebagian besar rangkaian ibadah haji, termasuk tawaf ifadah dan sa’i.
“Sejauh ini, alhamdulillah semua jemaah haji asal Tangsel sehat wal afiat. Tidak ada laporan jemaah yang wafat. Insya Allah mereka berangkat dan pulang dalam jumlah yang sama,” ungkap Azharul.
Untuk kloter-kloter berikutnya, ia menjelaskan bahwa kloter pertama dari Tangsel yang tergabung dalam JKG 8 telah kembali hari ini. Sementara itu, kloter JKG 16 dijadwalkan kembali pada 16 Juni 2025.
Adapun kloter JKG 47 dan JKG 57 yang merupakan bagian dari gelombang dua, akan menuju Madinah terlebih dahulu dan tinggal di sana sekitar delapan hari sebelum pulang ke tanah air.
Kepulangan jemaah haji ini menjadi momen yang membahagiakan, tidak hanya bagi para jemaah yang telah menunaikan rukun Islam kelima, tetapi juga bagi keluarga yang menyambut dengan doa dan air mata haru. (din).



