News and Education Versi penuh
Nasional

Jelang Lebaran, Subholding Pertamina Pastikan Lifting Migas Aman

\nMenjelang lebaran Idulfitri 1447H/2026, Subholding Upstream Pertamina, PT Pertamina Hulu Energi (PHE), memastikan produksi minyak dan (migas) aman. Dipastikan momen Ramadan-...

Oleh Redaksi 04 Mar 2026 06:38 3 menit baca
\n

Menjelang lebaran Idulfitri 1447H/2026, Subholding Upstream Pertamina, PT Pertamina Hulu Energi (PHE), memastikan produksi minyak dan (migas) aman. Dipastikan momen Ramadan-Idulfitri tidak mengurangi ritme pengolahan di sektor hulu migas.

\n\n\n\n

Sekretaris Perusahaan PT Pertamina Hulu Energi (PHE), Hermansyah Y. Nasroen, menegaskan seluruh aktivitas hulu migas selama Ramadan berjalan normal dengan pengawasan yang diperketat. Hal ini sesuai dengan program Satuan Tugas Ramadan Idul Fitri (Satgas RAFI).

\n\n\n\n

“Tidak ada penurunan standar keselamatan maupun pengurangan kontrol operasional,” ujarnya, saat menyampaikan paparan di hadapan media dalam agenda silaturahmi dan buka puasa bersama di Ballrom Graha Pertamina, Selasa (3/3/2026).

\n\n\n\n

PHE memiliki lima regional, ada empat regional domestik dan satu regionel di luar negeri dan memiliki tiga anak perusahaan, diantaranya jasa pengeboran dan servis company. Kegiatan hulu migas Pertamina secara keseluruhan mengambil porsi lebih dari 80 persen di nasional, baik dari eksplorasi pengeboran minyak baru di Jawa Barat, Sumatera Selatan dan Jawa Timur.

\n\n\n\n

“Selama periode Februari–Maret 2026, sedang melaksanakan 113 pengeboran sumur dengan dukungan 73 driling rig. Juga kegiatan pemelihaan sumur workcover dan well servis lebih dari 5.310 pekerjaan dengan didukungan 157 rig. Secara nasional lifting mencapai 386 ribu barel oil per hari dan berhasil memenuhi 100 persen target bulan Februari,” tambah ia.

\n\n\n\n

Sambung ia, untuk bulan Februari hingga Maret akan ada 40 kapal kargo yang akan dikirim ke kilang-kilang dan 58 kali penyaluran melalui jaringan pipa.

\n\n\n\n

Untuk gas, di bulan Februari, liftingnya diatas 1.683 MMSCFD dengan lifting melalui 15 operator wilayah kerja. Tentu ini dapat dilihat dari masifnya kegiatan di hulu migas dan kompleksitas begitu tinggi. “Sehingga Satgas RAFI, kami saat ini memastikan empat aspek utama,” dirinya menegaska.

\n\n\n\n

Pertama, menyiapkan emergency Response Organization (ERO), bagaimana memastikan organisasi tanggap darurat dengan peralatan dalam kondisi siap siaga di wilayah opersi.

\n\n\n\n

Kedua, kesiapan personel non-emergency. Yakni bagaimana menyiapkan kordinasi dan juga proses serah terima tugas bisa berjalan dengan baik dan jelas.

\n\n\n\n

Ketiga, penerapan prinsip fit to work (FWT) melalui penerapan skrining kesehatan. Langkah ini memastikan pekerja dalam kondisi prima dan keselamatan tetap menjadi prioritas, khususnya bagi yang menjalankan ibadah puasa.

\n\n\n\n

Keempat, pengelolaan logistik pendukung operasi. Yakni bagaimana material pengeboran dan kebutuhan tersedia dengan baik.

\n\n\n\n

Dengan langkah tersebut, PHE memastikan operasi hulu migas selama Ramadan dan Idulfitri tetap berlangsung aman, andal, dan berkelanjutan sekaligus menjaga stabilitas pasokan energi nasional. (din).

\n
Topik terkait
Pertamina produksi minyak nasional PHE Pertamina Hulu Energi Lebaran 2026 Satgas RAFI lifting migas energi nasional produksi gas nasional